Senin, 16 Desember 2013

Eksistensi “Bulog” Stabilitas Pangan

Foto Bersama Dirut dan Karyawan/ti Subdivre Banyumas



Bulog dalam kalimat “Perum Bulog” hanyalah sebuah ikon. Tidak memiliki makna apa-apa, selain mengingatkan ke masa lalu saja. Ini penting disampaikan, karena pada saat Bulog dilahirkan, pengertian Bulog adalah akronim dari Badan Urusan Logistik, yang memiliki beragam fungsi dan kewenangan. Bulog juga diperankan sebagai”lembaga parastatal”yang diminta menjadi penyangga ekonomi, khusus nya dalam mewujudkan stabilisasi harga pangan pokok masyarakat. Dalam konteks kekinian rakyat lebih mengenali Bulog sebagai”lembaga Pemerintah”yang memiliki tugas untuk mengelola beras. Akibat nya sah-sah saja, kalau publik mengidentikan Bulog adalah Beras.
Di bawah logo Perum Bulog tercantum kalimat :”andalan ketahanan pangan”. Kalimat ini menjelaskan bahwa Perum Bulog haruslah mampu tampil menjadi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang piawai dalam mewujudkan ketahanan pangan. Perum Bulog mesti mempertontonkan kinerja yang membanggakan. Sebagai lembaga Pemerintah yang salah satu fungsinya menciptakan stabilisasi harga pangan, Perum Bulog tentu harus cekatan dan senantiasa mampu membaca isyarat zaman yang tengah bergulir. Keberadaan Perum Bulog tidak boleh lagi hanya mengagungkan kebesaran masa lalu, tapi yang lebih penting lagi adalah sampai sejauh mana Perum Bulog mampu berkiprah dalam suasana sekarang sambil memperlihatkan kinerja lembaga yang unggul dan pantas menyandang atrribut andalan ketahanan pangan.
Dalam beberapa tahun belakangan ini, Pemerintah kerap kali memberi penugasan kepada Perum Bulog berbagai program yang cukup rumit dan njelimet. Selain tugas rutin nya menyelenggarakan impor beras, Perum Bulog kini ditugasi pula untuk menjadi pelaksana impor kedelai dan impor daging sapi. Hal ini wajar terjadi, karena sebagai operator, Perum Bulog harus selalu siap menjalankan penugasan yang diberikan Pemerintah. Walau hasil yang dicapai belum sesuai dengan yang diinginkan, namun dalam berbagai program yang digarapnya, Perum Bulog mampu memberi hasil yang membanggakan. Paling tidak, Perum Bulog mampu memerankan diri sebagai”pemadam kebakaran”atas masalah yang muncul secara tiba-tiba.
Selaku BUMN, Perum Bulog sebetulnya memiliki dua fungsi yang harus berjalan secara simultan dan saling melengkapi. Pertama adalah fungsi”pelayanan publik”, yang dalam pelaksanaannya tidak terlalu mengedepankan”nilai tambah ekonomi”. Dan kedua adalah fungsi bisnis yang tentu saja tidak boleh lagi hanya mengedepankan”nilai tambah kemanusiaan”. Ke dua fungsi ini, sepantas nya melekat dalam Perum Bulog, sekali pun pada kenyataannya masih belum tercapai proporsi yang berimbang. Suka atau pun tidak, kiprah Perum Bulog sebagian besar masih menjalankan fungsi PSO dan sebagian kecil saja menjalankan fungsi komersilnya.
Spirit menampilkan Perum Bulog sebagai andalan ketahanan pangan, rasa nya perlu dijadikan bahan pencermatan kita yang serius. Selaku lembaga Pemerintah yang memiliki peran strategis menciptakan stabilisasi harga pangan, Perum Bulog dituntut untuk dapat memainkan peran utamanya sebagai lembaga parastatal. Beberapa pihak memaknai lembaga parastatal adalah lembaga Pemerintah yang diharapkan mampu menciptakan stabilisasi harga pangan, agar produsen dan konsumen pangan memperoleh keuntungan yang sama. Kebijakan Pemerintah lewat Harga Pembelian Pemerintah atau HPP adalah instrumen kebijakan harga yang ingin memperjelas soal”keparastatalan”sebuah lembaga pangan.
Eksistensi Bulog dalam pembangunan, telah sama-sama kita kenali. Perjalanan Bulog (mulai LPND hingga BUMN) juga telah sama-sama kita rasakan. Oleh karena itu, kalau kita ingin menelusuri jejak langkah Bulog dalam perjalanan pembangunan yang kita lalui, rasa nya menjadi kurang afdol, manakala hal tersebut tidak kita kaitkan dengan pasang surut kelembagaan Bulog di negeri ini. Ini sangat penting untuk dipahami, karena sekiranya kita mampu menggambarkan potret Bulog dari masa ke masa, maka secara tidak langsung, langkah itu merupakan upaya nyata guna menguakkan eksistensi Bulog dalam proses pembangunan yang kita lakoni. 

http://budionline.blogdetik.com/index.php/2013/11/03/eksistensi-bulog/

Kamis, 12 Desember 2013

Dahlan: Bulog tidak impor beras boleh dirayakan

Menteri BUMN Dahlan Iskan mengizinkan Perum Bulog untuk merayakan secara besar-besaran keberhasilan perusahaan itu tidak lagi mengimpor beras.

"Mulai tahun ini (2013) Bulog tidak perlu lagi impor beras. Ini prestasi yang membanggakan dan pantas untuk dirayakan sebagai rasa syukur kita," kata Dahlan, usai menggelar Rapat Pimpinan Kementerian BUMN, di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis.

Menurut Dahlan, berkat kerja keras jajaran Bulog, Indonesia untuk pertama kalinya dalam beberapa dekade  tidak perlu lagi impor beras.

Selama tahun 2013, persediaan Bulog mencapai 3,6 juta ton, diharapkan pada tahun 2014 bisa dipertahankan.

"Pesta syukuran itu agar seluruh masyarakat Indonesia tahu akan keberhasilan Bulog dalam mengelola perberasan nasional," tegas Dahlan.

Lokasi syukuran, ditambahkan mantan Dirut PT PLN ini terserah kepada Dirut Bulog Sutarto Alimoeso.

"Bisa di Monas, bisa juga digelar di semua divisi regional di seluruh Indonesia, terserah saja," ujar Dahlan.

Ia menambahkan, keberhasilan Bulog tersebut tercermin dari gudang yang saat ini dalam kondisi penuh di seluruh Indonesia.

Meski begitu Dahlan mengingatkan agar Bulog mengubah sistem pergudangannya karena kualitas beras Bulog yang tersimpan sedemikian lama telah menurunkan kualitas berasnya.

Untuk itu Bulog diminta mengubah porsi penyimpanannya, yaitu 80 persen beras, sedangkan sisanya 20 persen dalam bentuk gabah.


http://www.antaranews.com/berita/409170/dahlan-bulog-tidak-impor-beras-boleh-dirayakan

Bulog Beber Tiga Indikator Keran Impor Pangan

Direktur Utama Perum Bulog, Sutarto Alimoeso mengatakan, pihaknya menggunakan tiga indikator untuk menentukan besaran impor bahan pangan. Indikator itu adalah produksi bahan pangan di dalam negeri, harga dan stok.

"Apakah produksi dalam negeri cukup, apakah harga komoditi di dalam negeri naik terus atau normal, apakah stok yang dimiliki Bulog aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat," papar Sutarto dalam Forum Group Discussion (FGD) 'Kupas Tuntas Kebijakan Impor Pemerintah' di Jakarta, Rabu (11/12).
Nah, bila ketiga parameter di atas baik-baik saja, itu berarti Bulog tak perlu impor. Menurut Sutarto, pada tahun ini Bulog tidak mengimpor beras karena jumlah produksinya masih cukup.

"Harganya tetap normal dan jumlah stok yang dimiliki Bulog sangat cukup. Saat ini Bulog memiliki stok beras dua juta ton, jumlah yang sangat aman," paparnya.
Namun, katanya, Bulog masih tetap mengimpor kedelai dan daging sapi. Berbeda dengan beras, Bulog saat ini masih mengimpor kedelai. Ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan pengrajin tahu dan tempe.
"Kebutuhan kedelai di dalam negeri mencapai dua juta ton. Sedangkan produksi dalam negeri hanya 800 ribu ton. Bila tidak dilakukan impor kedelai, bagaimana memenuhi kebutuhan perajin tahu dan tempe di dalam negeri?" ucapnya.

Sementara untuk daging sapi, Bulog juga masih mengimpornya. Sebab, kebutuhan di dalam negeri tidak bisa dipenuhi oleh peternak domestik.
Berpatok pada tiga indikator itu, kran impor komoditi bahan pangan bisa dibuka atau ditutup setiap saat. "Bulog melakukan impor atau menghentikan impor semata-mata duntuk memenuhi kebutuhan masyarakat, stabilitasi harga dan mengamankan persediaan nasional," pungkasnya.

http://www.jpnn.com/read/2013/12/11/205265/Bulog-Beber-Tiga-Indikator-Keran-Impor-Pangan-

Selasa, 10 Desember 2013

SUBDIVRE BANYUMAS MELAKUKAN ONFARM KEDELAI

Tanam Perdana  Onfarm R&D Kedelai

Perum Bulog  Subdivre Banyumas melaksanakan pilot project Onfarm Kedelai di desa Kajongan Kecamatan Bojongsari Kabupaten Purbalingga seluas 1,5 ha yang telah dilaksanakan pada hari ini (Senin 9/12) dengan ditandai tanam perdana yang dilakukan oleh Kasubdivre Banyumas dan Jajaran dari Dinas Pertanian kabupaten Purbalingga.

Dalam kesempatan tsb Kasubdivre Banyumas Sugeng Rahayu  menyampaikan bahwa Pilot Project Onfarm kedele tsb diharapkan dapat merangsang para petani agar mau menanam kedele sehingga kedepannya diharapkan dapat  terwujud kemandirian pangan khususnya kedelai. Sejak bulan Juni 2013 Perum Bulog diberi penugasan untuk Pengamanan Harga dan Penyaluran Kedelai sesuai dengan Perpres No 32  Tahun 2013 sehingga petani tidak perlu khawatir lagi kalau hasil panenannya tidak ada yang membeli seperti sebelum Bulog diberi penugasan. Dalam melakukan pembelian kedelai lokal Perum Bulog mengacu pada Permendag nomor 59/M-DAG/Per/9/2013 dengan HPP kedelai Rp.7.400,-

Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Purbalingga yang diwakili oleh Kabid Sarana Pangan   Ir. Karwan menyambut baik dengan adanya Pilot Project Onfarm Kedelai di Desa Kajongan Kecamatan Bojongsari Kabupaten Purbalingga yang dilaksanakan oleh Subdivre Banyumas  hal tersebut dapat membuat petani lebih bergairah  untuk menanam kedelai karena sudah ada jaminan dibeli oleh Bulog karena selama ini petani menanam kedelai hanya sebagai tanaman selingan saja.

Rabu, 04 Desember 2013

HABBATUS SAUDA dan Aneka Manfaat-nya



Rasulullah bersabda : “Tidak ada satupun penyakit melainkan di dalam habbatus sauda’ terdapat kesembuhan baginya, kecuali kematian.” (HR. Muslim)

Dari `Aisyah radhiyallahu `anha, Rasulullah bersabda : ” Sesungguhnya Habbatus Sauda’ ini adalah obat dari segala penyakit, kecuali as-Saam”. Aku berkata (Perawi hadits ini, yakni Khalid bin Sa’ad): “apa itu as-Saam?” dijawab (yakni oleh Ibnu Abi Atiq): “Kematian”. (HR. Bukhari)
Rasulullah bersabda : “Tidak ada satupun penyakit melainkan di dalam habbatus sauda’ terdapat kesembuhan baginya, kecuali kematian.” (HR. Muslim)

Dari `Aisyah radhiyallahu `anha, Rasulullah bersabda : ” Sesungguhnya Habbatus Sauda’ ini adalah obat dari segala penyakit, kecuali as-Saam”. Aku berkata (Perawi hadits ini, yakni Khalid bin Sa’ad): “apa itu as-Saam?” dijawab (yakni oleh Ibnu Abi Atiq): “Kematian”. (HR. Bukhari)

Nigella sativa itulah nama latinnya. Bentuknya berupa biji kecil-kecil berwarna hitam makanya orang arab menamakannya habbatus sauda yang berarti biji hitam. Biji yang kecil ini ternyata subhanallah mengandung berbagai zat yang sangat diperlukan oleh tubuh. Bahkan pada penelitian terakhir disebutkan kalau biji hitam ini mampu meningkatkan sistem imun tubuh, jadi bagi pengkonsumsinya akan jarang sakit.

Kandungan habbatus sauda :

Monosaccharide glukosa, xylosa, polysaccharide, asam lemak tak jenuh (unsaturated essential fatty acids, EFA). EFA tidak bisa dihasilkan oleh badan kita oleh itu sumber utamanya ialah dari makanan. Juga ada asam amino yang membentuk protein, karotene yaitu sumber vitamin A, kalsium, zat besi, dsb.

Menurut beberapa hasil penelitian, Habbatus Sauda` memiliki khasiat –dengan izin Allah– :

1. Menguatkan imunitas system pada diri manusia.

2. Melawan & menghancurkan sel-sel kanker/tumor.

3. Mengobati reumatik, peradangan serta infeksi.

4. Menghentikan dan menyembuhkan penyakit pilek.

5. Jika digoreng & dibakar kemudian dicium terus-menerus dapat mengeliminasi gas (dalam) perut.

6. Membunuh cacing-cacing parasit jika dimakan sebelum makan pagi dan jika diletakkan di atas perut dari bagian luar sebagai aromaspa atau luluran.

7. Minyaknya bermanfaat untuk menyembuhkan gigitan ular, juga bengkak di dubur dan tahi lalat.

8. Menghilangkan sesak nafas & sejenis kesulitan nafas, melonggarkan penyumbatan akibat dahak.

9. Melancarkan haidh yang tersendat.

10. Jika dibalutkan, bermanfaat untuk menyembuhkan pusing yang parah.

11. Apabila dimasak dengan cuka bersama kayu pinus dan kemudian dibuat untuk berkumur, maka hal itu akan menghilangkan sakit gigi yang disebabkan sensitifitas terhadap dingin.

12. Jika diminum, biji ini akan melancarkan kencing, haidh dan ASI.

13. Menyembuhkan gigitan Laba-laba.

14. Bila dibakar, asapnya dapat mengusir serangga.

15. Menghilangkan sendawa asam yang berasal dari dahak dan melancholia (gangguan yang disebabkan kesedihan yang terus-menerus/depresi sehingga merusak bagian empedu).

16. Menghilangkan Kusta (lepra).

17. Menghilangkan demam Quartan (yakni demam yang menyerang manusia selama sehari kemudian mereda selama 2 hari kemudian menyerang lagi ketika hari ke-4).

18. Jika ditumbuk dan dibuat adonan dengan madu dan air hangat dapat menghancurkan batu yang muncul dalam ginjal dan kandung kemih serta sifat diuretic (memperlancar air seni).

19. Apabila digoreng dan dicium terus-menerus dan dicampur dengan cuka dapat menyembuhkan jerawat dan kudis serta menghilangkan peradangan yang lebih kronis dari jerawat (tumor).

20. Jika digoreng tanpa minyak dan ditumbuk serta dicampur dengan minyak zaitun kemudian diteteskan ke dalam hidung 3 tetes akan menyembuhkan gejala pilek yang disertai bersin-bersin.

21. Jika dibakar dan dicampur dengan lilin dan minyak inai/henna atau minyak bunga iris serta dibalurkan pada borok-borok/koreng yang keluar di betis setelah dibersihkan dengan cuka, maka akan dapat menghilangkannya.

22. Bermanfaat untuk menyembuhkan bekas gigitan anjing (Rabies) dan aman dari kematian akibat rabies.

23. Jika dihirup akan bermanfaat bagi hemiplegia (semiparalysis/lumpuh separuh).

24. Jika enzoat (celak persia) dicampur dengan air & dibalurkan ke lingkaran dubur (lobang dubur/anus) dan juga diminum dengan dosis sekitar 25 gr akan menyembuhkan Bawasir.

25. Jika disedot melalui hidung akan bermanfaat menghentikan air yang keluar pada mata.

26. Jika 2 sdt habbatus sauda direbus dengan air 2 gelas lalu ditambah madu akan mendinginkan perut yang panas karena asam lambung.

27. Belum diketahui lagi

Subhanallah begitu besar manfaat habbatus sauda, warisan Rasulullah yang tak ternilai harganya. Alhamdulillah puji syukur pada Allah yang telah menghadiahkan obat segala penyakit untuk kita semua kaum muslimin. Lalu mengapa kita tidak berpindah pada sunnah Rasulullah ini?

Tambahan :

Pada tahun 1986, Dr. Ahmad Al Qadhy dan rekan-rekannya melakukan penelitian di Amerika tentang pengaruh habatussauda terhadap sistem kekebalan tubuh (imuniti) manusia. Penelitian yang dilakukan dalam dua tahap itu menghasilkan kesimpulan pertama: Kelebihan prosentase The Helper T-Cell atas suppresor cells ts mencapai 55% dan ada sedikit kelebihan atas killer cell orcytoxic sebanyak 30%.
Penelitian tahap kedua dengan melibatkan 18 suka- relawan yang badan mereka terlihat sehat dan segar. Mereka dibagi dalam dua kelompok, satu kelompok diberi satu gram habatussauda setiap harinya, dan kelompok lain diberi karbon.

Selama empat pekan mereka mengkonsumsi habatus dan karbon yang sudah dikemas dalam butir-butir kapsul.

Hasilnya, habatus menguat- kan tugas-tugas imuniti dengan tambahan prosentase The Helper T-lymphocytes cell atas supressor cell-ts. Jadi, sistem kerja habatatussauda dalam tubuh manusia adalah dengan memperbaiki, menjaga dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh manusia terhadap berbagai penyakit.

Dalam sistem kekebalan tubuh manusia, habatussauda adalah satu-satunya tatanan yang memiliki senjata khusus untuk menghancurkan segala macam penyakit. Sebab, setelah sel paghocytosis menelan kuman-kuman yang menyerang, ia membawa bakteri antigenic ke permukaannya, kemudian menempel dengan sel lymph, untuk mengetahui bagaimana susunan mikrobanya secara mendetil, lalu memerintahkan masing-masing sel T-lymphocytes untuk memproduksi antibodies atau sel T-spesific, khususnya adalah antigenic yang juga dibangkitkan untuk berproduksi.

Dinding sel B-Lymphocytes memiliki kurang lebih 100 ribu molekul dari antibodies yang saling bereaksi secara khusus dan dengan kemampuan yang tinggi dengan jenis khusus yang ditimbulkan oleh antigenic dalam mikroba. Antibodies menyatu dengan sel T- Lymhocytes, lalu bersama-sama dengan antigenic melawan mikroba, sehingga mikroba tidak dapat berkerja dan sekaligus bisa menghancur- kannya.

Dengan demikian, kekebalan itu merupakan kekebalan khusus untuk menghadapi setiap hewan asing yang masuk ke dalam tubuh. Karena, habatussauda mempunyai kekebalan spesifik yang didapat secara otomatis, yang memiliki kemampuan berbentuk antibodies dan senjata sel serta pengurai khusus untuk setiap hewan asing yang masuk dan menyebabkan penyakit.

Menurut Dr. Al Qadhy, habatusaudah juga mempunyai kemampuan lain, seperti untuk melawan bermacam-macam virus, kuman dan bakteri yang masuk ke dalam tubuh manusia.

“Karena itu, kami dapat menetapkan bahwa di dalam habatussauda terdapat kesembuhan untuk segala macam penyakit. Karena peranannya yang menguatkan dan memperbaiki sistem kekebalan tubuh, suatu sistem yang di dalamnya ada kesembuhan dari segala macam penyakit, yang bereaksi terhadap segala sebab yang menimbulkan penyakit, yang memiliki kemampuan awal untuk memberikan kesembuhan secara sempurna atau sebahagian di antaranya untuk menyembuhkan segala penyakit,” ungkap Al Qadhy.

“Kata syifa’ dalam bentuk indefinitif di berbagai hadis juga menguatkan hasil kesimpulan ini, yang tingkat kesembuhannya berbeda-beda, tergantung pada kondisi sistem kekebalan tubuh manusia itu sendiri, jenis penyakit, sebab-sebab dan periodisasinya. Dengan bentuk keumuman lafaz dalam hadis, dapat ditafsiri sebagai suatu kesesuaian dengan berbagai pendapat di atas, yang disampaikan oleh para pen-syarh hadis,” imbuhnya.

Berdasar keterangan diatas Insya Allah penyakit seperti Systemic Lupus Erythematosus yang kata dokter belum diketahui penyebabnya pun bisa disembuhkan dengan mengkonsumsi habbatus sauda secara teratur. Bagaimana dengan AIDS dan flu burung serta SARS? Mengapa tidak, tinggal kita buktikan saja kan? Dunia sudah mengakui kalau Rasulullah shalallahu alaihi wassalaam bukan pembohong dan penipu.

[Info tambahan] HABBATUS SAUDA

Nabi Muhammad pernah bersabda “Tetaplah kamu dengan Habbatus sauda. Sesungguhnya padanya terdapat ubat bagi segala penyakit, kecuali mati”

Habbatus sauda ialah sejenis tumbuhan yang banyak didapati di kawasan Mediterranean dan di kawasan yang beriklim gurun. Banyak kajian telah dijalankan. Bagaimanapun kebanyakkannya ditulis di dalam Bahasa Arab, oleh itu pendedahan terhadap dunia antarabangsa tidak banyak dibuat.

Habbatus sauda digunakan secara tradisional untuk beberapa keadaan seperti untuk menghasilkan kulit muka yang cerah, membantu merawat batuk dan asma, kencing manis, selsema, keguguran rambut, tekanan darah tinggi, masalah untuk tidur, sakit-sakit otot dan sendi, rasa loya dan muntah, mengurangkan kolesterol, merawat batu karang dan sebagainya.

Ibnu Sina di dalam bukunya Canon of Medicine menyatakan Habbatus sauda …… merangsang tenaga dan membantu pemulihan kepenatan dan semangat.

Ibnu Qayyim di dalam bukunya Medicine of the Prophet menyatakan Habbatus sauda berupaya memulihkan penyakit-penyakit seperti batuk, bronchitits, masalah perut, kecacingan, masalah kulit seperti jerawat, sakit senggugut dan haid yang lain, menambah susu badan, menambah pengaliran air liur dan sebagainya.

Dr Ahmad Elkadi pula membuat kajian dan mendapati Habbatus sauda mempertingkatkan daya tahan sakit (immune system).

Antara bahan-bahan kandungan Habbatus sauda ialah Fixed Oil (saturated dan unsaturated), Minyak-minyak Asas (sterol, thymohydroquinone, carvone, limonine, cymene), Alkaloids, Saponin dan Asid Amino.

Di bawah ini kami sertakan 7 ciri-ciri utama habbatus sauda:

1. Nilai pemakanan

Habbatus sauda kaya dengan:
- monosaccharide glukosa, xylosa dsb.
- polysaccharide
- fatty acid yang tidak tepu (unsaturated essential fatty acids, EFA). EFA tidak boleh dihasilkan oleh badan kita, oleh itu sumber utamanya ialah dari pemakanan
- amino acid yang membentuk protein
- karotene iaitu sumber vitamin A
- kalsium, zat besi, dsb.

2. Sistem imunisasi

Kajian yang dilakukan di Arab Saudi mendapati, habbatus sauda berupaya meningkatkan sistem imunisasi anda (daya melawan penyakit). Oleh itu ia mungkin penting dalam pengawalan kanser, AIDS dan penyakit-penyakit berkaitan yang lain.

3. Anti-histamine

Histamine ialah bahan yang dikeluarkan oleh sel-sel mast di dalam badan yang menyebabkan kesan-kesan allergik (alahan). Habbatus sauda mengandungi bahan yang menghalang protein kinase C, sejenis bahan yang mencetus penghasilan histamine. Oleh kerana penghidap penyakit asma selalunya mengalami masalah alahan, habbatus sauda mungkin baik diambil secara berterusan oleh pesakit-pesakit ini.

4. Anti-tumor

Kajian in vitro mendapati habbatus sauda berupaya menghalang pembentukan sel-sel tumor. Oleh itu, ia baik untuk digunakan untuk membantu menghalang penyakit kanser.

5. Anti-bakteria

Penyelidikan ke atas bahan ini mendapati ia mempunyai aktiviti anti-bakteria . Habbatus sauda didapati berupaya mengawal bakteria seperti E.coli, V.cholera dan spesies Shigella. Ini bermakna habbatus sauda baik untuk mereka yang menghidapi beberapa jenis penyakit seperti cirit-birit dan masalah-masalah perut yang lain.

6. Anti-radang (anti-inflammation)

Habbatus sauda didapati boleh mengurangkan radang (bengkak). Oleh itu ia baik untuk pesakit asma (mengurangkan radang dalam paru-paru), eczema (alahan yang menyebabkan gatal, kulit merah dsb.) dan arthritis (bengkak sendi).

7. Menggalakkan pengeluaran susu

Kombinasi lemak dan hormon yang didapati di dalam habbatus sauda menyebabkan pengeluaran susu ibu yang menyusukan bayi bertambah.

INFO TAMBAHAN :
HAbbatus sauda yang beredar di pasaran ada 3 jenis

1. yang asli … masih berbentuk bijiran2 kecil hitam, bentuknya seperti jintan atau wijen
disebut juga dengan nama lain JINTAN HITAM.Rasanya phit2 pedas sedikit
BAik digunakan untuk orang dewasa.

2. Yang sudah diolah menjadi MINYAK.ini sangat baik untuk anak2 dan bayi yang belum bisa
mengunyah biji aslinya. karena bijiran asli habbatus sauda’ harus dikunyah sampai halus baru
ditelan, kalau gak halus maka bijirin nya gak akan bisa di cerna oleh tubuh, karena saking
kecilnya.

3. Yang diolah menjadi KAPSUL (no comment)




http://khasiat-habbatus-sauda.blogspot.com/

Senin, 02 Desember 2013

Mafia Impor Kedelai Mainkan Harga

Gabungan Koperasi Tahu dan Tempe Indonesia (Gakoptindo) menuding  mafia impor kedelai memainkan harga sesuai keinginan mereka. Bahkan mereka disinyalir mampu mengendalikan orang-orang di pemerintahan.
“Kalau banyak orang di pemerintahan yang menarik keuntungan dari impor kedelai  maka akan sulit kita berharap harganya  akan turun sehingga menguntungkan perajin tahu dan tempe,” kata Suheri Bendahara Gapoktindo dalam Media Gathering Forum Wartawan Bulog, di Bogor, kemarin.
Dia memberi contoh kuatnya peran importir ini dalam memainkan harga kedelai adalah sulitnya menghilangkan Kepmen Perdagangan yang membebaskan impor kedelai oleh swasta sehingga harganya menjadi tidak terkendali. Padahal pada saat yang bersamaan terdapat Kepres yang menugaskan BUMN untuk menangani impor ini.
“Kalau yang menangani impor adalah BUMN seperti Bulog, maka harga kedelai lebih mudah dikendalikan sehingga tidak merugikan perajin tahu dan tempe.”
Pada kurun waktu 1979-1998 saat koperasi bekerjasama dengan Bulog untuk pengadaan kedelai bagi perajin tempe dan tahu suplai selalu tersedia dengan harga terjangkau. Meskipun harga kedelai terjangkau untuk para perajin tempe,  namun  tidak juga merugikan petani, begitu pula dengan Bulog juga tidak rugi.
“Harga selama kurun itu harga kedelai tidak pernah turun, sehingga petani untung, tapi perajin masih mampu menjangkau dan Bulog tidak rugi,” ucapnya. Kondisi itu terjadi  karena pemerintah mampu mengatur atau mengendalikan harga, selain itu juga ada keterbukaan kebutuhan dan ketersediaan kedelai di lapangan.
Sementara itu Ketua Umum Dewan Kedelai Nasional (DKN)  Benny A Kusbini  mengatakan, saat ini impor kedelai dilakukan oleh pengusaha yang tidak mau terjadinya swasembada, dan mereka diuntungkan dengan kondisi yang terjadi sekarang antara lain dengan bea impor nol persen.
Menurut dia  seharusnya impor kedelai ditangani oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN), bukan malah diserahkan kepada swasta.  BUMN yang dapat diserahi untuk melakukan impor kedelai seperti Perum Bulog, PT Berdikari ataupun PT RNI, atau  bisa juga ke koperasi.
Sedangkan  Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Winarno Tohir menyatakan, pemerintah seharusnya mewajibkan importir untuk menyerap kedelai dalam negeri terlebih dahulu untuk memenuhi kebutuhan pasar.
Sisanya, kalau ada kekurangan, menurut dia, baru didatangkan dari impor, sehingga tidak memukul petani kedelai dalam negeri.
Dia  juga menyatakan, pemerintah seharusnya mengembalikan peran Bulog untuk melakukan stabilisasi harga dan melakukan impor sesuai kebutuhan produksi dalam negeri jika tidak mencukupi.
Menurut dia, petani yang menanam kedelai dalam luasan kecil-kecil tersebar di seluruh Indonesia, sedangkan kebutuhan komoditas tersebut kebanyakan ada di perkotaan. Oleh karena itu, tambahnya, diperlukan peran Bulog yang bisa membeli dan menampung serta menjual ke pengrajin tahu dan tempe.
“Pemerintah menugaskan Perum Bulog sebagai stabilisasi harga kedelai, seharusnya hanya Bulog yang mendapat kuota impor kedelai, sedangkan swasta lain harus dalam kendali Perum Bulog,” katanya.
Dengan tata niaga tersebut, menurut Winarno, maka harga kedelai bisa dikendalikan sehingga petani, produsen dan konsumen tahu tempe akan selalu mendapat harga yang stabil.
Direktur Perencanaan dan Pengembangan Usaha Bulog Rito Angky mengatakan, sejak ditugaskan untuk membantu mengendalikan harga kedelai di tingkat petani pihaknya sampai saat ini telah membeli kedelai petani sebanyak 460 ton. Diharapkan dengan terjaminnya pasar dengan harga yang menarik petani akan lebih tertarik lagi untuk menanam kedelai.

http://www.poskotanews.com/2013/12/01/mafia-impor-kedelai-mainkan-harga/