Rabu, 18 Juni 2014

"AGEN2 KOMUNIS MENYUSUP KE INTERNAL PDI-P" By @Ronin1946



1. Eng ing eeeng .. Ada apa dgn PDIP ? Diam2 partai ini sedang bergejolak, Megawati mau diturunkan oleh konspirasi besar para kader senior

2. Konflik internal PDIP bermula dari sikap Mega, Puan, trah sukarno, faksi islam dan nasionalis yg enggan /setengah hati capreskan Jokowi

3. Faksi atau kelompok Kristen, komunis ( kader2 alumni P Komunis China & simpatisan PKI) meradang atas sikap negatif Mega cs thdp Jokowi

4. Mereka sdh lama persiapkan Jokowi jadi Presiden, setelah itu bermaksud menggusur Mega dan trah soekarno di PDIP, sukarela atau cara paksa

5. Jokowi yang boneka itu dijadikan IKON baru di PDIP utk nantinya akan dipakai melawan dan kalahkan megawati / keluarga Bung Karno

6. Faksi kristen, komunis, & "kost2an" makin marah ketika Megawati merestui manuver elit katolik merebut Jokowi dari kendali elit Kristen

7. Jokowi awalnya dibesarkan, disupport, dibantu jaringan media, keuangan dan dukungan politik luar biasa oleh faksi kristen di PDIP

8. Faksi Kristen (eks Parkindo) dan faksi komunis di PDIP berkolusi dgn pihak eksternal PDIP sdh punya rencana besar thdp Jokowi sejak 2006

9. Selain Jokowi akan dijadikan capres boneka, jokowi juga akan dijadikan IKON baru PDIP menggusur Mega dan klan bung Karno

10. Upaya faksi kristen, komunis & eksternal PDIP menggusur Mega, Puan, Nanan (Prananda Prabowo) & loyalis2 Bung Karno, masif & sistematis

11. Mereka rencanakan matang, rapi, didukung modal besar, jaringan se RI, melibatkan para jendr2 tua kader Benny Moerdani & konglo2 cina

12. Bahkan film Soekarno mereka bikin, tujuannya menghancurkan kehormatan dan kecintaan massa akar rumput thdp Soekarno, Sang Proklamator RI

13. Sementara itu Film Jokowi mrka buat menggambarkan sosok suci, ideal, hebat bak malaikat surga. Kedua film itu diputar dimana2 berbulan2

14. Mustahil bikin kedua film itu dadakan dan bisa 6 bulan, film itu sdh lama mereka siapkan utk menghancurkan "nilai2 Soekarno" & sukarnois

15. Kecintaan grass root atau massa akar rumput thdp Sukarno harus dihancurkan terlebih dulu sebelum mereka menghancurkan Mega, Puan, Nanan

16. Karena nilai Soekarno atau soekarnoisme itulah menjadi kekuatan utama, fondasi sekaligus tulang punggung kekuatan Mega cs di PDIP

17. Selama Soekarnoisme dan Marhaenisme masih kuat mengakar di PDIP, menjatuhkan Megawati sangat sulit. Bisa2 mereka dilibas loyalis Sukarno

18. Sama seperti ketika hendak hancurkan suharto, maka Kopassus dan TNI lebih dulu dilemahkan. PDIP juga begitu, soekarnoisme dilemahkan

19. Jika soekarnoisme dan marhenisme hilang dari PDIP, maka pendukung fanatik Mega & klrg Bung Karno juga lenyap. Mega mudah digusur hehe

20. Selain itu, penguatan paham dan ideologi komunis pada kader2 inti PDIP gencar dilakukan, salah satunya dgn mengirim 15 kader PDIP ke RRC

21. Awalnya rakyat Indonesia tdk tahu, banyak elit PDIP dikirim belajar ke RRC dibimbing Partai Komunis China (PKC). Mega juga tdk tahu

22. Kader PDIP belajar komunisme ke Partai Komunis China | http://t.co/BGG7hROUcK http://t.co/Teq2N7gkWP

23. Megawati mengaku tdk tahu banyak kader PDIP pergi ke RRC belajar di Partai Komunis China. Ini delegasi ketiga http://t.co/14YjYQIZAs

24. Mega ngaku ga tahu dan setelah delegasi ketiga, baru pengiriman kader2 PDIP ke Partai Komunis China dihentikan. Otak mereka sdh otak PKC

25. Tokoh komunis di PDIP seperti Eva K Sundari dan Ribka Tjiptaning menggunakan kesempatan belajar ke PKC utk perkuat faksi Komunis di PDIP

26. Eva K Sundari agta kom III DPR itu, adalah politisi PDIP yg pernah perintahkan kader2 PDIP utk inteli dan awasi kutbah shalat Jumat

27. Eva juga pernah statement "Situs Islam lebih berbahaya dibanding situs Porno". Hebatkan ? Kok ga statement "Komunis paling berbahaya" ?

28. Penguatan & konsolidasi jaringan, kader2 dan simpatisan komunis di Indonesia terutama di PDIP makin hari makin kuat. Mereka mau revenge

29. Para kader komunis mau balas dendam kekalahan mereka atas Orde Baru (TNI, Islam, nasionalis). Mereka mau berkuasa via ikonnya si Joko

30. Si Joko dijadikan Ikon Pemersatu faksi kristen, katolik dan komunis di PDIP. Plus faksi kost2an atau kader kutu loncat di PDIP.

31. Megawati yg dulu sempat ragu pada Jokowi kini makin anti pati pada Jokowi. Mega dan puan pun tak mau berkampane dan ogah dukung jokowi

32. Pwncapresan Jokowi oleh PDIP (baca: megawati) lebih karena terpaksa. Megawati ditekan habis2an dan diancam kudeta jika tdk capreskan JKW

33. "Tuh, kalian saja dukung si kurus itu. Kan dia yg kalian mau. Si Banteng kurus. Jgn salahkan saya lagi" kata Mega http://t.co/LYhrApRR2F


34. Megawati, Puan dan Nanan memang sdg terancam. Jika jokowi menang, dipastika Mega akan dikudeta secepatnya, trah bung karno disingkirkan

35. Faksi Kristen, Faksi Komunis dan para jenderal kader2 benny murdani plus konglo / mafia cina sdh ga sabar mau kuasai PDIP, gusur Mega

36. Beberapa bulan lalu, hampir saja Mega dikudeta dari jabatan Ketum PDIP ketika Mega dinilai lambat beri kepastian pencapresan Jokowi

37. Sampai2 kader dan elit Parkindo, Komunis serta kolaboratornya sempat ancam, jk Mega ga setuju, mrka akan buat PDIP tandingan

38. Megawati sebelumnya, pada rakornas di Ancol tahun 2013 lalu sempat "diserbu" dan "ditekan" oleh ketua2 DPD Propinsi se Indonesia

39. Ketua2 DPD PDIP itu memaksa Megawati utk segera capreskan Jokowi. Mega kaget !! Kok bisa ? Ada apa? Dia panggil satu per satu, dia tanya

40. Ternyata ketua2 DPD PDIP se Indonesia itu sdh masuk angin. Sdh kena suap oleh jaringan parkindo & komunis yg disupport BCA, Bank Mega cs

41. Berkat kolaborasi faksi parkindo (kristen) dgn james riady dan para mafia /konglo cina, uang mengalir deras utk galang dukungan Jokowi

42. Megawati shocked, kaget ketika tiba2 dirinya sdh dikepung para kader dan elit parkindo, komunis, jendr2 kader moerdani & konglo2 cina

43. Tak bisa dicegah lagi, Mega terpaksa capreskan Jokowi, demi keutuhan partai dan agar dia jgn sampai dikudeta atau PDIP tandingan berdiri

44. Meski Mega sdh setujui Joko jadi capres, namun Mega kembali gigit jari karena orang2 terdekatnya digusur dari timses Jokowi.. Anak Macan

45. Hanya tinggal menunggu saja Megawati akan dijatuhkan, jadi korban pengkhianatan Jokowi dan pendukung2nya, persis kayak prabowo hehe

46, Jokowi sebagai IKON baru di PDIP sejati mewakili siapa? Faksi Islam, Nasioalis dan Marhenis jelas tidak. Faksi kristen juga tidak

47. Joko representasi faksi katolik? Juga tidak. Patut diduga Joko adalah IKON faksi komunis? Tanya deh @budisujatmiko, eva, ribka, oneng cs

48. Si @budisujatmiko adalah kader PDIP faksi komunis yg pertama kali secara jujur sebut nama ayah kandung Jokowi adalah Widjiatno

49. Kita tunggu jawaban jujur lagi dari @budisujatmiko mengenai siapa sesungguhnya Jokowi, alm ayahnya Widjiatno dan ibu Jokowi, Sudjiatmi

50. Kami dapat info @budisujatmiko telah temui mantan presiden partai komunis Timor Leste Fretilin minta dukungan utk Jokowi

51. Beberapa hari lalu, 3000 an orang warga Giriroto, Ngemplak, Boyolali, eks Basis PKI di Jateng, lakukan pawai dukung Jokowi presiden RI

52. Kata sudjiatmi ibu Jokowi, mereka semua saudara2 dan keluarga besar mereka sesama warga Giriroto Boyolali. Mereka bangga pada Jokowi

53. Giriroto, Ngemplak Boyolali adalah pusat gerakan kader inti PKI Jawa Tengah. Compro (communist Project) Merapi - Merbabu pada 1960an

54, Pada thn 1960an Boyolali adalah Kabupaten Merah, Basis PKI Jawa Tengah. PKI menang mutlak pada setiap pemilu di Boyolali

54, Pada thn 1960an Boyolali Kabupaten Merah, Basis PKI Jawa Tengah. PKI menang mutlak pada pemilu 1955. PKI raih 21 kursi dari 35 kursi

55. Boyolali pada 1960an jg pusat MMC (Merapi Merbabu Complek) barisan sakit hati krna rasionalisasi di TNI, mayoritas eks relawan perang

56. Karena bukan eks KNIL dan PETA, Tentara Rakyat (TR) tidak bisa diterima TNI & digaji negara. Dipimpin kolonel Soejono TR berontak

57. Dimpimpin Kol Soejono TR melakukan penolakan, dan tahukan anda nama Batalion itu ?

yaitu Batalyon Panembahan Pasopati

58. Oh ya, tahukah anda Michael Bimo Putranto, ketua timses Jokowi saat maju Pilwakot Solo? Yg korupsi Bus TJ itu loh..Dia Presiden Pasopati

59. Tahukah anda apa jabatan Jokowi di Pasopati Solo ? Ketua Dewan Penasihat Pasopati Solo. Bimo dan Joko jg sama2 wakil ketua PDIP Jateng

59. Bgmn ayah Joko yg bernama asli Widjiatno, anak Lurah Kragan, Karanganyar? Dia tinggal di Giriroto, Boyolali bersama istrinya sejak 1958

60. Bgmn ayah Joko yg bernama asli Widjiatno, anak Lurah Kragan, Karanganyar? Dia tinggal di Giriroto, Boyolali bersama istrinya sejak 1958

61. Giroroto Boyolali basis PKI Jateng, pusat aktivitas BTI (Barisan Tani ), Gerwani (Gerakan Wanita), Grayak (Gerakan Rakyat Lapar),

62. Ketika Letkol Untung di Jakarta umumkan Terbentuknya Dewan Revolusi, membantai 6 jendral yg dituduh Dewan Jenderal, PKI Boyolali beraksi

63. Perwira2 TNI pro PKI segera kudeta Pangdam Diponegoro Surjo Sumpeno dan lakukan aksi pembantaian ratusan aktivis NU, Muhammadiyah dll

64. Apakah Widjiatno ayah Jokowi & Sudjiatmi ibu Jokowi adalah bagian dari rakyat yang dibantai PKI Boyolali atau bagian dari PKI Boyolali?

65. Sesuai pengakuannya sendiri, Sudjiatmi ibu Jokowi dan keluarganya lahir besar di Giroroto, Ngemplak Boyolali. Daerah basis PKI Jateng

66. Apakah aparat sudah selidiki siapa sebenarnya alm Widjiatno, Sudjiatmi dan Jokowi? Apakah mereka korban PKI atau pentolan PKI?

67. Ini pengakuan Sudjiatmi ibu kandung Jokowi saat hadiri Napak Tilas ribuan warga Giriroto, Boyolali dukung Jokowi http://t.co/1iv6TNGWSa

68. Rakyat butuh kejelasan Jokowi dan atau ibunya adalah kader PKI atau korban PKI ? Jgn sampai RAKYAT dan NEGARA kecolongan !! Gile Ndro !

69. Komunisme Internasional (komintern) kini menguat lagi setelah tidur panjang paska usainya perang dingin dan runtuhnya Uni Sovyet

70. Dlm 14 tahun terakhir, perang Barat vs Komunis digantikan Barat vs Islam (yg difitnah sbg teroris).

Komunis terlupakan, kini Bangkit !

71. Sesungguhnya komunisme itu tidak pernah mati, ia hanya pingsan sementara waktu, dan terus jadi BAHAYA LATEN di negeri ini. Waspadalah !!

72. Tanpa kita ketahui Faksi Komunis di PDIP menguat dan kini berurat dan berakar di PDIP, berkolaborasi dgn faksi Parkindo cs. Waspadalah

73. Ribka Tjipatning dan Budiman Sudjatmiko saja bangga dengan status komunisnya.

"Aku Bangga Jadi Anak PKI" tulis Ribka sbg Judul Bukunya

74. Oneng atau Diah Pitaloka politisi yunior di PDIP saja sdh berani menggalang kekuatan komunis dan lakukan acara2 bertema komunisme dimna2

75. Eva Kusuma Sundari politisi senior PDIP Gembong alumni Partai Komunis China, sudah berani serukan scra terbuka" Inteli Shalat Jumat !"

76. Bahkan sebelumnya Eva K Sundari berani bilang "Situs Islam lebih berbahaya daripada Situs Porno" !

Gile Ndro ! Heuheu

77. Sekarang Faksi Parkindo dan Komunis cs sedang gerilya desak kongres PDIP dipercepat, mereka mau sikat Mega, Puan dan Nanan dari PDIP

78. Mereka mau gusur Megawati dan trah sukarno dari PDIP, dan usung Pramono anung jadi ketum, atau Nanan (Prananda) dijadikan ketum Boneka

79. Selanjutnya Faksi Nasionalis, Islam &Marhaenis PDIP akan digusur. PDIP mau dijadikan rumah besar Faksi Kristen dan komunis. Waspadalah

80. Mereka sdh lama rencanakan semua ini, dibantu para jenderal binaan Moerdani si jenderal bengis pembantai umat Islam indonesia

81. Agenda Benny Moerdani yg dulu menyusupi para kader komunis ke PDI dalam rangka mengadu domba dan memecah PDI. Meledaklah KudaTuli

82. Kini PDIP yg disusupi komunis dan lancarkan serangan adu domba, fitnah dan halal segala cara sesuai dgn ciri khas mereka

83. Di internal PDIP, Nanan atau Prananda Prabowo putra Megawati diadudomba dgn Puan, putri Mega. Lupakah bhw mereka bersaudara?

84. Lupakah Nanan pada sumpahnya utk menjaga adiknya Puan Maharani yg diucapkannya di depan Kando TK ayah tirinya sesaat sebelum berpulang ?

85. Lupakah Nanan pada perilaku khianat para sengkuni kepada Megawati Ibu kandungnya? Kini Nanan dikelilingi para sengkuni PDIP

86. Demikian juga Puan, lupakah dia pada para brutus yg dulu pernah menikam Kando TK, Mega dan dirinya sendiri? Hati2 mulut manis sengkuni

87. Mereka manis di depan, royal beri uang, pura2 baik padahal setan. Mereka para sengkuni setiap saat dapat menikam. Sengkuni komunis baru

88. Kepada Presiden Megawati yg juga Ketum PDIP, kami rakyat Indonesia Pancasila Agamis, antikomunis, siap membantu Ibu selamatkan PDIP !

89. Cukup Ibu serukan panggilan kepada seluruh rakyat Indonesia utk merapatkan barisan menumpas komunis yg mau menguasai PDIP. Mari Lawan !

90. Kepada seluruh rakyat RI, waspadalah ! Waspadalah ! PKI bahaya laten hidup kembali, kini sdg beraksi mau kuasai PDIP. Basmi ! MERDEKA !

Selasa, 17 Juni 2014

Benarkah Tuduhan Jokowi Terafiliasi PKI ?



Benarkah Jokowi Kader PKI ?

Inilah pertanyaan besar yang mencuat saat ini.

Beberapa hari terakhir ini merebak isu tuduhan bahwa Joko Widodo memiliki keterkaitan dengan eks Partai Komunis Indonesia (PKI). Kabar mantan walikota Solo itu terafiliasi dengan PKI, bermula dari pemuatan berita Napak Tilas Ribuan Warga Giriroto, Ngemplak, Boyolali mendeklarasikan dukungannya terhadap calon presiden Joko Widodo, Rabu, 11 Juni 2014 lalu.

Ribuan masyarakat mengadakan acara napak tilas dan mendeklarasikan dukunganya terhadap Calon Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Calon Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) di tempat kelahiran ibunda, Sujiatmi, di Desa Giriroto, Kecamatan Ngemplak Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.

Acara napak tilas dan konsolidasi ribuan warga Giriroto, Ngemplak, Boyolali untuk menggalang dukungan pasangan nomor 2 Jokowi-JK tersebut juga dihadiri oleh Ibunda Jokowi, Sujiatmi bersama keluarga besarnya, dan Bupati Boyolali, Seno Samodro.

Menurut ibu kandung Joko Widodo, Sujiatmi, keluarga besarnya merasa tersanjung dengan sambutan antusias dan dukungan masyarakat di Desa Giriroto terhadap pencalonan Jokowi-JK pada Pilpres 2014.
“Saya sangat bahagia dan mohon doa restu kepada masyarakat untuk mendukung Jokowi menjadi Presiden RI,” kata Sujiatmi ketika menghadiri acara tersebut

Menurut Sujiatmi, bahwa dia bersama kedua saudara kandungnya dilahirkan di dusun Gumukrejo, desa Giroroto yang terpencil dan paling minus di wilayah Boyolali.

“Saya bersama suami, Noto Miharjo pada 1959, kemudian pindah di Kota Solo. Jokowi sering mengunjungi Giriroto,” kata Sujiatmi.

Berdasarkan pengakuan Sujiatmi, ia dilahirkan dari pasangan suami – istri Wirorejo dan Sani. Wirorejo yang juga merupakan kakek Jokowi adalah seorang pedagang kayu dari Dusun Gumukrejo, Giriroto, Ngemplak, Boyolali, Jawa Tengah.

Bupati Boyolali Seno Samodro menyampaikan rasa kagumnya terhadap rakyat Desa Giriroto, Boyolali yang solid memberikan dukunganya kepada pasangan Capres dan Cawapres Jokowi-JK.

“Saya berharap jika Jokowi-JK menjadi Presiden dan Wakil Presiden RI, masyarakat di daerah ini khususnya akan lebih baik dan Indonesia pada umumnya, ” kata Seno Samodro Bupati Boyolali.

Demikian berita dimuat Antaranews.com pada 11 Juni 2014 lalu. Sekitar 2-3 hari setelah publikasi pemberitaan itu, mulai mencuat tudingan bahwa Joko Widodo dan atau Ibu Kandungnya terindikasi terafiliasi dengan Partai Komunis Indonesia (PKI).

Tudingan Jokowi atau Ibunya terafiliasi dengan partai terlarang itu, juga disampaikan oleh akun twitter Ronin1946 (akun pengganti sementara akun twitter Triomacan2000 yang disuspend).

Melalui kultwitnya, Ronin1946 menegaskan bahwa Desa Giroroto, Kecamatan Ngemplak Kabupaten Boyolali itu adalah basis PKI pada tahun 1955 – 1970. Ronin menduga fakta asal – usul kedua orang tuanya itu yang membuat Jokowi selalu menghindar untuk bersikap dan berkata jujur, bilamana ditanya tentang jati diri ayahnya yang sesungguhnya.

Perubahan nama asli ayah kandung Jokowi dari semula Widjiatno, lalu belakangan diganti dengan nama Noto Mihardjo telah mengundang kecurigaan rakyat banyak terhadap siapa sesungguhnya Widjiatno alias Noto Mihardjo ini.

Adalah Budiman Sudjatmiko yang pertama kali menyebutkan nama asli ayah kandung Jokowi itu sebenarnya Widjiatmiko. Budiman menyampaikan informasi itu melalui akun twitternya @budisudjatmiko beberapa hari sebelumnya. Kebenaran mengenai nama asli ayah kandung Jokowi, dipertegas dengan hasil temuan satu tim investigasi yang dua kali diterjunkan ke Solo, khusus untuk mencari kebenaran tentang siapa sesungguhnya Joko Widodo dan latar belakang keluarganya.

Penegasan nama asli ayah Joko Widodo adalah Widjiatno diperoleh dari warga dan ketua Rukun Tetangga 03/014 Tirtoyoso, Manahan, Banjarsari, Surakarta. Dari keterangan para tetangga Jokowi itu diketahui banyak informasi tentang Jokowi yang berbeda dengan informasi yang disampaikan Jokowi kepada publik.
Sebagian diantaranya adalah :
  1. Nama asli ayah kandung Jokowi adalah Widjiatno. Belakangan setelah beliau meninggal namanya diubah menjadi Widjiatno Noto Mihardjo.
  2. Joko Widodo tidak pernah memiliki nama lain sebagaimana disebut – sebut sebagian orang. Mulyatno atau Mulyono tidak pernah digunakan sebagai nama kecil Joko Widodo.
  3. Keluarga Jokowi, pindah dari Giroroto, Ngemplak Boyolali ke Jalan Ahmad Yani Tirtoyoso, Manahan, Banjarsari Solo, pada awal 1970an.
  4. Profesi ayah Jokowi adalah tukang kayu dan mempekerjakan banyak buruh tukang. Profesi ini merupakan profesi keluarga istrinya, Sudjiatmi. Adik – adik Sudjiatmi juga berprofesi sebagai tukang kayu. Sekarang pengusaha kayu / meubel.
  5. Joko Widodo tidak benar lahir di Bantaran Kali Pepe Manahan Solo. Sudjiatmi, ibu kandung Jokowi, pernah menyebut Jokowi dilahirkan di Desa Giriroto, namun kemudian diralat menjadi di RS Bersalin Brayat Mulyo Solo. Belum diketahui mana fakta yang benar.
  6. Jokowi berbohong mengenai kematian ayahnya. Di banyak kesempatan Jokowi selalu mengatakan ayahnya meninggal ketika ia masih kecil. Faktanya tidak demikian, ayah Jokowi atau Widjiatno masih hidup ketika Jokowi menikah dengan Iriana. Menurut pengakuan para tetangganya, Widjiatno meninggal sekitar 12-13 tahun lalu.
  7. Widjiatno berasal dari Kragan, Karanganyar, Surakarta. Ayah Widjiatno atau kakek Jokowi adalah seorang Lurah di Kragan, Karanganyar.
  8. Widjiatno dewasa pindah ke Gumukrejo Giroroto Boyolali dan menikah dengan Sudjiatmi. Di Giroroto Widjiatno menekuni pekerjaan sebagai tukang kayu mengikuti jejak keluarga istrinya.
  9. Fakta bahwa Giriroto Boyolali adalah basis PKI sudah merupakan fakta sejarah. Boyolali adalah kabupaten pusat gerakan PKI di Jawa Tengah dan Indonesia. Pada pemilu 1955, PKI menang mutlak di Boyolali dengan meraih 21 dari 35 kursi DPR atau > 60% suara. Kemenangan telak PKI di Boyolali menjadikan Boyolali dijuluki Kabupaten Merah.
  10. Fakta bahwa Boyolali merupakan basis utama PKI dan tempat pelatihan kader – kader PKI termasuk Tentara desertir dari Batalion Panembahan Pasoepati paska rasionalisasi TNI.
  11. Fakta bahwa kawasan segitiga Solo – Boyolali – Klaten memang merupakan basis PKI terbesar di Jawa Tengah.
Selanjutnya, Akun Ronin1946 yang merupakan reinkarnasi akun @Trimacan2000 menjelaskan bahwa Jokowi tidak dapat dilepaskan dari keterlibatan faksi Komunis di PDIP. Berawal dari lengsernya Slamet Suryanto dari jabatan walikota Solo.
  1. Pada tahun 2004 PDIP Solo bermaksud mengajukan Fransiskus Xaverius Rudyatmo sebagai calon walikota Solo pengganti Slamet Suryanto, namun terbentur karena Rudy penganut Katolik. Dikhawatirkan akan kalah jika dipaksakan maju sebagai calon walikota. Dibutuhkan figur lain sebagai calon walikota Solo tetapi disepakati calon itu kalau jadi hanya sebagai boneka. Walikota defacto tetap adalah FX Rudyatmo.
·  Bagaimana kekuatan PKI di Kota Solo SEKARANG ini? Kebangkitan PKI Solo terkait erat dengan suksesi walikota Solo paska lengsernya Walikota Solo Slamet Suryanto

·  Slamet Suryanto sebelumnya didukung faksi komunis dan faksi katolik di PDIP Solo

·  Tokoh / Kader PDIP yang terkuat menggantikan Slamet Suryanto dan diplot untk jadi walikota Solo adalah FX Rudyatmo. Namun terbentur agama. Jika dipaksakan maju sbg Cawalkot, Rudy pasti kalah. Maka dicarilah figur lain sebagai boneka untuk menjadi calon walikota. Kemudian ditemukan figur itu, yakni Joko Widodo.

·  Siapa yang mengusulkan nama Joko Widodo untuk pertama kali? Disebutkan adalah Heru, pejabat BIN Daerah Jateng, yang juga adalah kakak Bupati Boyolali Seno Samudro.
  1. Pada saat itu (2004) Kepala BIN adalah Jend Purn Hendropriyono. Apa hubungannya, akan dijelaskan berikutnya.
  1. Pencalonan Jokowi dan FX Rudyatmo oleh PDIP Solo terutama oleh Faksi Komunis utk maju di Pilwalkot Solo pada tahun 2005 direstui dan didukung Heru dah Seno Samudro.
·  Sudah menjadi rahasia umum bahwa Faksi komunis di PDIP Solo menyamarkan diri melebur dengan Faksi Katolik di PDIP Solo.

·  Orang yang membawa Joko Widodo untuk direstui menjadi calon walikota Solo adalah Michael Bimo Putranto. Bimo adalah putra Slamet Suryanto mantan walikota Solo.
  1. Bimo juga kemudian menjabat sebagai ketua Tim Sukses Jokowi pada Pilkada Walikota Solo.
·  Michael BIMO Putranto juga adalah “Presiden Pasopati”. Sebuah organisasi massa yang militan dan tersebar hingga di Jakarta. Apa hubungan Pasopati yang dipimpin Bimo dengan Batalion Pasopati ?
Jadi tertawa sendiri teringat ketika Jokowi pada saat terbongkarnya korupsi pengadaan Bus Trans Jakarta Rp 1,5 triliun oleh Bimo Putranto cs, Jokowi tegas menolak disebut – sebut punya hubungan dekat sama Bimo.

“Saya Ga Kenal Bimo Putranto. Banyak yg ngaku2 dekat sama saya”
Huhahahaha kocak
  1. Jokowi berutang budi sangat besar pada Bimo Putranto yang ditugaskan bapaknya Slamet Suryanto (eks walikota Solo) untuk minta restu ke pejabat BIN Jateng Heru & Bupati Boyolali Seno Samodro, agar mereka mendukung Jokowo sebagai calon walikota Solo.
·  Di samping sebagai Presiden Pasopati, Michael Bimo Putranto juga adalah Ketua “Jong Indonesia “ Solo. Ormas para preman yang menjadi kaki tangan Walikota Solo Slamet Suryanto, Jokowi dan Rudyatmo.

·  Ketika menjabat Walikota, Jokowi sejatinya hanya sebagai boneka Heru, Seno Samodro, Slamet Suryanto, Bimo Putranto dan Faksi Komunis PDIP Solo.

·  Walikota Solo Defacto (factual) adalah FX Rudy Rudiatmo. Jokowi hanya boneka mereka dan diberi penugasan khusus utamannya blusukan kemana – mana, sekalian untuk membangun pencitraan semu.

·  Walikota Solo Rudyatmo didukung seorang preman tua bernama Pur Wisanggeni, yang dulu adalah konglomerat pemilik usaha perjudian terbesar di Solo yang terkenal dengan nama judi ‘capjikia wisanggeni’.

·  Selama di Solo, Jokowi dan juga walikota Solo sekarang Rudyatmo juga didukung penuh oleh eks ormas komunis Cina Solo : Hoo Hap, suatu organisasi persaudaraan rahasia etnis cina Jawa Tengah.

·  Mayoritas warga Solo pasti tidak kenal ormas ‘Hop Hap’, tetapi mungkin mengenal ormas PMS (Perkumpulan Masyarakat Surakarta). Hop Hap bersifat rahasia dan bergerak di bawah tanah (klandesten), dan untuk kedoknya mereka menggunakan ormas PMS.

Karena ini organisasi cina rahasia, klandestain.
  1. Dari informasi tadi kita dapat mengetahui PETA KEKUATAN KOMUNIS Di SOLO. Komunis telah menyebar di PDIP, di Solo, di Jakarta dan di Indonesia.
  2. Para aktifis komunis menyebar, menyusup dan menggunakan ormas – ormas lain sebagai kamuflasenya atau penyamarannya.
  3. Contoh di Boyolali. Tokoh sesepuh komunis Boyolali, bernama Mbah Pardi pensiunan polisi, kini aktif kembali membina kader2 muda PKI yang militan revolusioner.
  4. Celakanya para satgas PDIP Solo juga dibentuk dan diberi pembekalan pemantapan ideologi oleh Mbah Pardi dan kawan – kawan. Waspadalah !
  5. Bahkan tanpa diketahui rakyat dan aparat, Partai Komunis Indonesia (PKI) Boyolali pun sudah dirikan dan pengurusnya sudah dilantik.
  6. PKI menyamar menjadi komunitas spiritualis jawa yang menyebut dirinya Komunitas Gondosuli (KG). Mereka rutin rapat2 gelap sebarkan komunisme di seluruh Jawa Tengah.
  7. Hasil pengamatan, komunitas Gondosuli adalah bagian dari faksi komunis aliran sovyet yang bergerilya menyusun kekuatan melalui gerakan bawah tanah / klandestain
  8. Aktifis Komunitas Gondosuli yang menjadi kader inti PKI Baru, menyebar kemana – mana : ada yang menjadi ketua tim SAR merapi, menjadi kuncen makam, kuncen gunung Merapi, Merbabu dan Kemukus, menjadi politisi PDIP dan seterusnya.
  9. Para sesepuh dan tokoh senior PKI lain menyebar dan membaur di sekitar Kota Solo, di daerah Joglo Kadipiro, Pajang dll. Di Kota Klaten juga membaur dengan masyarakat sekitarnya sembari menyebarkan paham komunis dan merekrut anggota baru.
  10. Tokoh dan sesepuh PKI tersebut berkumpul rutin setiap peringatan G30SPKI, berziarah di lokasi pembantaian PKI dulu yakni : Kawasan Jembatan Bacem, di selatan Kota Solo.
  11. Bagaimana lanjutan fakta – fakta keterkaitan Jokowi dan ibunya dengan komunisme atau PKI seperti dituding oleh banyak pihak ? Nanti diungkap tuntas semuanya.  
http://yudisamara.com/2014/06/17/benarkah-tuduhan-jokowi-terafiliasi-pki/

Senin, 16 Juni 2014

Ritual Mistik Di Gunung Kemukus

Pernah dengar nama Gunung Kemukus ? Akhir – akhir ini Gunung Kemukus jadi perhatian banyak orang karena disebut – sebut Jokowi sering melakukan ritual di sana dan menggunakan jasa Ki Kemukus sebagai penasihat spiritualnya dalam mengejar ambisinya untuk jadi presiden.

“Kalau kamu mau sukses dan kaya secara instan, datanglah ke Gunung Kemukus. Kalau kamu ke Gunung Kawi, salah satu anak, keponakan, cucu, atau cucu keponakan, akan terlahir idiot. Kalau kamu memelihara tuyul, dan tuyul itu tertangkap, lalu salah satu tangannya dipaku, maka tanganmulah yang akan luka ditembus paku. Kalau kamu datang ke Jimbung, dan memelihara bulus, maka kulitmu akan belang-belang putih yang terus meluas. Ketika belang itu menyatu, maka kamu akan mati dan menjadi bulus. Kalau kamu jadi babi ngepet, dan tertangkap, akan langsung dibunuh orang. Paling aman memang ke Kemukus. Tidak ada resiko, tidak ada tumbal…

Demikian sebuah nasihat orang tua kepada seseorang yang ingin sukses tanpa resiko, bahkan bisa dibilang mudah dan nikmat. Lho koq nikmat? Ya, karena kita hanya diminta berziarah ke makam pangeran Samudro dan mandi di sendang Ontrowulan, lalu melakukan hubungan seks dengan seorang yang bukan muhrimmu di alam terbuka. Baik laki-laki maupun perempuan. Dan hanya diperlukan 7 kali kehadiran di sana. Tidak percaya? Buktikan saja.

Kemukus di sini adalah bukan sejenis nama tumbuh-tumbuhan atau sebutan untuk sebuah komet yang kerap kali disebut bintang kemukus, tapi nama sebuah gunung – sebenarnya hanya sebuah gundukan tanah – yang bernama Kemukus, yang selalu penuh sesak didatangi oleh orang yang datang ke sana untuk melakukan suatu ritual dalam upaya mencari kekayaan. Ada dua alasan mereka ke sana, Yang pertama tentu tentu saja tak lepas dari rezeki. Sedang yang kedua, nah ini yang menarik, karena berkaitan erat dengan birahi. Sehingga seringkali Gunung Kemukus pun dicap masyarakat luas sebagai tempat peziarahan paling mesum di Indonesia.

Gunung Kemukus seringkali disebut sebagai kawasan wisata seks karena di situlah orang bisa sesuka hati mengkonsumsi seks bebas dengan alasan untuk melakukan ritual ziarahnya, karena itulah syarat jika mereka ingin kaya dan berhasil

Operasi pelarangan perbuatan mesum di sekitar makam Pangeran Samodro pun digelar setiap malam Jumat Pon (saat dimana ritual itu dilaksanakan) seringkali dilakukan Pemkab namun herannya tempat ini tidak pernah ditutup sama sekali. Operasi itu terkesan hanya setengah hati, karena sumbangannya terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD), tergolong besar.

Ritual Gunung Kemukus, sebuah novel adalah novel kedua dari F. Rahardi setelah novel perdananya yang cukup kontroversial. Lembata. Novel ini diinspirasikan ritual nyata yang terjadi di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, yang masih dilakukan oleh banyak orang hingga saat ini. Berikut cuplikannya :

Meilan adalah seorang reporter yang ditugaskan bosnya di Redaksi Majalah Fidela. Ia tak habis pikir sekaligus kesal karena tiba-tiba mendapat tugas untuk meliput Ritual di Gunung Kemukus. Mendengar namanya pun baru kali ini.

“Aku ini kan biasa jalan ke luar negeri, dan liputanku pasti fashion. Mengapa Redpel Bimo tiba-tiba bilang ke Yani, akan nyuruh aku liputan perklenikan, di Jawa lagi. Dia kan tahu aku ini Cina, tidak bisa ngomong Jawa sama sekali, apalagi tahu kulturnya…”

Apa jawaban Redpel. Bimo?

“Yang nulis harus orang yang sebelumnya sama sekali tidak tahu Gunung Kemukus, tidak bisa ngomong Jawa, dan pasti juga tidak tahu kultur Jawa, dengan tujuan agar tulisannya benar-benar mewakili mayoritas masyarakat pembaca, sekaligus pengguna jasa penerbangan.”

Apa yang dilakukan Meilan selanjutnya? Bagaimana ia sampai ke sana? Apa yang ditemui di sana?
Ternyata novel ini bisa sebagai buku pedoman wisata ke gunung Kemukus, karena dalam buku ini diuraikan rute perjalanan, jarak tempuh, lokasi, biaya dan hal-hal lain yang berkaitan dengan tempat tersebut hingga penggambaran (deskripsi) tempat tersebut. Siapapun akan sampai di sana jika membaca dan mengikuti petunjuknya dalam novel ini.

Tidak sulit bagi Meilan untuk mencapai tempat tersebut. Apa yang ia lakukan? Berbaur dengan para peziarah dan menginap di lokasi untuk mendapatkan informasi sebanyak mungkin.

Saya sudah empat kali ini datang, Bu. Berarti masih harus datang tiga kali lagi. Pertama datang, kebetulan ketemu ibu-ibu juragan selèpan dari Bantul. Tetapi dia barusan SMS, kalau mau datang besuk saja, bukan hari ini. Ibu tahu bukan, kalau untuk bisa ngalap berkah dari Pangeran, pasangan seperti kami ini, harus datang sampai tujuh lapan? Selapan itu 35 hari Bu, kalau salah satu dari kami absen tidak bisa datang, harus diulang dari awal lagi. Bisa dengan pasangan semula, bisa pula ganti pasangan. Tetapi saya jangan dipotret, jangan ditulis. Sebab istri saya tidak tahu hal ini. Kalau tahu ia akan ngamuk Bu. Juga anak-anak. Kalau pasangan saya itu, namanya Mbak Rini, dia kemari atas ijin suaminya. Malah setengahnya, suaminya yang mendorongnya pergi.

Di saat Meilan hampir putus asa karena data yang diperolehnya belum sesuai dengan keinginannya, ia menjumpai seorang pria yang sedang sedih. Sarmin, yang berprofesi sebagai tukang bakso.

“Saya kehabisan uang Ibu. Saya sudah datang ke Kemukus Jumat Pon yang lalu. Seharusnya, ini Jumat Pon terakhir. Tetapi pasangan saya tidak datang Bu. Saya menunggunya selama seminggu, tetapi tidak datang juga dan uang saya habis. Apakah benar Ibu akan menolong saya?” Meilan merasa, bahwa justru Sarminlah yang akan menolongnya. Bukan dia.

“Mengapa pasangan Pak Sarmin, siapa namanya? Ibu Yuyun ya? Mengapa ia tidak datang? Tidak tahu ya? Padahal ini sudah yang ketujuh bukan? Ke delapan? O, ya. Yang pertama Pak Sarmin keliru mendapat pasangan wanita yang PSK ya? O, begitu. Lalu baru yang kedua bisa ketemu Bu Yuyun. Dari mana ia? Ponorogo ya? O, pedagang beras. Pak Sarmin pernah ke sana? Ya, ya, sebelumnya pernah kontak telepon, kalau Jumat Pon minggu lalu ini akan datang. Pak Sarmin juga sudah menelepon HPnya melalui wartel.

Tetapi tidak diangkat ya. O, tidak bunyi ya? Tetapi apa Pak Sarmin yakin bahwa kalau bisa ketemu Bu Yuyun sampai tujuh kali, biasanya di mana menginapnya? Di dekat sendang ya? Apakah kalau benar bisa ketemu sampai tujuh kali dagangan Pak Sarmin akan laris? Tidak yakin? Mengapa?”

Bagaimana kelanjutan kisahnya? Siapakah Sarmin sebenarnya? Siapakah Yuyun?

“Sebenarnya saya malu sekali menceritakan hal ini Ibu. Tetapi saya percaya kepada Ibu. Ya, dengan Yuyun, dia punya suami Ibu, suaminya petani biasa, anaknya empat. Katanya, dagangnya mundur, karena suaminya judi. Saya tidak terlalu tahu ibu. Saya memang pernah menyusul ke Ponorogo, kemudian kami berangkat bersama ke Kemukus, menginap dulu di Wonogiri. Tetapi waktu itu saya tidak ke rumahnya. Saya hanya ke pasar, tempatnya jualan. Jadi saya tidak tahu rumahnya, tidak tahu anak-anak dan suaminya. Tetapi saya percaya yang dikatakannya benar. Saya tidak tahu mengapa ia tidak datang. Dia memang masih lebih baik dari saya Ibu. Dia pakai kalung, pakai seweng, pakai gelang, punya HP, arlojinya juga bagus. Yang membayar penginapan, yang membayar makan juga dia.

“Ini bukan sandiwara kan Mas? Mas siapa sampeyan? Mas Badrun? Sebab saya benar-benar kapok, dan tidak ingin pengalaman Jumat Pon yang lalu terulang lagi. Bu Yuyun ini benar dari Ponorogo kan? Boleh saya lihat KTPnya? Ya dulu itu saya juga ditunjuki KTPnya, KTP Donorejo. Ternyata dia perempuan bayaran. Habis duit saya jadinya. Untung aku hanya membayar Rp 30.000. Kalau tidak, aku tidak bisa pulang. Ya maaf lo Bu Yuyun, sebab pengalaman Jumat Pon yang lalu memang tidak baik. Lo, jadi sampeyan ini bukan pasangannya to? Tadinya saya mengira sampeyan berdua ini pasangan. O, jadi Mas Badrun sudah lima kali ini, dan Bu Yuyun baru sekali? Saya sudah dua kali ini, tetapi yang kemarin tertipu.”

Apa yang dikatakan Romo Drajad sebagai salah seorang narasumbernya?

“Itu semua tidak adil!” Kata Romo Drajad dalam hampir semua wawancaranya. “Mengapa hanya bangsawan dan orang kaya yang boleh menikmati seks bebas? Dan mengapa hanya laki-lakinya? Mengapa perempuannya tidak boleh?

Maka digagaslah sebuah ritual seks antara pasangan yang bukan suami isteri, di alam bebas. Di sini laki-laki dan perempuan setara. Yang laki-laki boleh memilih pasangannya, perempuannya juga bebas memilih pasangan masing-masing. Hubungan seks di tempat terbuka secara massal, adalah hal yang sangat unik di dunia ini. Agar acara kurangajar ini memperoleh legitimasi, maka dikaranglah legenda Pangeran Samodro dan Nyai Ontrowulan.”

“Ritual seks, sebenarnya bukan hal yang istimewa pada jaman neolitikum, Ibu. Ya di Afrika, di Eropa, di Amerika Tengah dan Latin, juga di Jawa ini, ritual seks sangat terkait dengan dewa atau dewi kesuburan. Itu semua milik rakyat. Kemudian ada budaya metropolis. Ketika itulah strata dibuat, aturan main dibakukan, dan penguasa serta orang kaya, menjadi punya hak-hak khusus, yang dibedakan dengan hak rakyat jelata.

Di Timur Tengah lalu ada perbudakan, yang kemudian dilanjutkan di Amerika. Di India sana ada kasta. Untung di sini tidak ada. Tetapi hak-hak rakyat tetap dirampas. Hingga muncullan protes gaya Jawa. Mahabharata dan Ramayana versi Jawa, ada punakawan, yang pada versi aslinya di India sana tidak ada.”

Bagaimana akhir dari kisah tersebut diatas? Mengapa Yuyum tidak datang lagi? Siapakah Wati? Mengapa Wati merelakan Sarmin berburu rezeki di Gunung Kemukus? Siapakah Kartien? Apa benar dia seorang pekerja seks? Siapakah Romo Drajat? Benarkah ia mencintai Mas Katno? Siapakah Mas Badrun? Apakah Sarmin berhasil menjadi kaya? Apakah Revolusi Kultural itu? Sebenarnya apa saja sih yang dilakukan di Gunung Kemukus itu? Ritualnya seperti apa? Sanggupkah Meilan memenuhi harapan redpelnya?

http://yudisamara.com/2014/06/16/ritual-mistik-di-gunung-kemukus/

Manusia setengah dewa

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghadapi dilema saat laporan soal korupsi dalam pengadaan bus Transjakarta masuk. Pimpinan lembaga antirasuah itu terbelah. Ada yang ingin agar Gubernur Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta Joko Widodo alias Jokowi, kini calon presiden, diusut. Sebagian mengusulkan agar KPK tidak usah mengambil kasus itu.

"Yang menolak beralasan kasus melibatkan Jokowi itu bisa menjadi senjata makan tuan buat KPK," kata seorang sumber merdeka.com Jumat pekan lalu. Sebab, kata dia, popularitas Jokowi sedang di atas awan.

Alhasil, menurut sumber itu, tuduhan miring terhadap Jokowi begitu dicinta dan dielukan masyarakat akan dicibir publik. Mereka bakal menuduh balik KPK berpihak pada lawan Jokowi dan menyebar fitnah.

Juru bicara KPK Johan Budi S.P. membantah pihaknya menghadapi dilema. Dia menjelaskan laporan manipulasi anggaran dalam pengadaan armada Transjakarta itu sudah lebih dulu diselidiki oleh Kejaksaan Agung. "Kejaksaan sudah lebih dulu menyelidiki, jadi kami tidak bisa mengambil alih," ujarnya saat dihubungi lewat telepon selulernya hari ini.

Jokowi dinilai telah berbohong soal laporan bus berkarat dan rusak kepada publik. Ketua Forum Warga Kota (Fakta) Azas Tigor Nainggolan menegaskan dirinya yang paling mendesak Jokowi agar segera melaporkan kasus itu ke KPK. Namun, menurut dia, Jokowi tidak kunjung melakukan hal itu.

"Justru saya yang berkali-kali dorong Jokowi agar melaporkan kasus korupsi pembelian bus Transjakarta ke KPK. Tapi berhubung tidak dilaporkan juga, ya saya yang lapor ke KPK," kata Tigor Kamis pekan lalu melalui pesan singkat, seperti dilansir gatra.com.

Kenyataannya kini sulit mengkritik Jokowi. Berita-berita memojokkan mantan wali kota Solo itu bakal ditanggapi negatif oleh pembaca. Pengamat politik dari lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia Siti Zuhro membenarkan Jokowi besar lantaran media. "Dia itu menjadi besar karena faktor media bukan internal PDIP," tuturnya saat dihubungi melalui telepon selulernya semalam.

Pengamat politik dari Universitas Parahyangan Asep Warlan mengatakan saat ini muncul fenomena masyarakat menyukai calon presiden instan. "Fenomena Jokowi membuktikan masyarakat lebih suka terhadap pemimpin instan bermodal blusukan," katanya seperti dilansir bandung.bisnis.com.

Menurut dia, kualitas Jokowi masih harus dipertanyakan. Dia mempersoalkan apakah Jokowi sudah berbuat banyak untuk indonesia? "Urus Jakarta saja belum terlihat perubahannya," ujarnya.

Dia mengaku heran dengan tingginya kegandrungan masyarakat terhadap Jokowi. Padahal Jokowi muncul dengan sekadar modal blusukan. Asep menilai pengalaman Jokowi memimpin Solo belum bisa menjadi modal kuat untuk memimpin Indonesia. "Tidak cukup modal seperti itu. Pemimpin harus punya pemikiran bagus, visi misi dan tindakannya juga bagus."

Rupanya hasil kerja keras wartawan-wartawan binaan PDIP berhasil. Citra Jokowi melambung selangit. Dia kini menjelma seperti manusia setengah dewa: bersih tanpa dosa.

https://id.berita.yahoo.com/manusia-setengah-dewa-022715167.html

Kamis, 12 Juni 2014

BulogMart Makin Diminati Masyarakat

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjTlIe1zoSqbJI8G0fwyJiUxOrr-q7o-dxWNCwijcqkKZQargE_2ayRWPb0YtDmPdVdA_-GjYiI94R9zlRfVnZ-R9_vhCAK0OD54vHePZSQQkIuT45BEGV61psIINacDJ603IjnCVoQofY/s1600/BM+Banyumas.jpg 
BulogMart Subdivre Banyumas


 Minat masyarakat untuk berbelanja di BulogMart yang dikelola Bulog Subdivisi Regional Banyumas, Jawa Tengah, mengalami peningkatan signifikan.

"Minat masyarakat sangat tinggi. Bahkan, meningkat cukup signifikan," kata Kepala Bulog Subdivre Banyumas Sugeng Rahayu didampingi Kepala Seksi Perencanaan dan Pengembangan Usaha Muhammad Priyono, di Purwokerto, Kamis.

Oleh karena itu, kata dia, pihaknya terus menyiapkan stok kebutuhan pokok masyarakat untuk dijual di BulogMart menjelang bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1435 Hijriah.

Dalam hal ini, lanjut dia, Bulog Banyumas telah menyiapkan 600 dus minyak goreng kemasan 900 mililiter, 163 ton gula pasir, 5 ton beras kualitas premium, serta minyak goreng curah dengan stok tidak terbatas.

Menurut dia, kebutuhan pokok masyarakat tersebut dijual di BulogMart dengan harga yang lebih murah dari pasaran.

"Itu karena BulogMart ditujukan untuk mengendalikan harga di pasaran. Oleh karena itu, kami persilakan masyarakat untuk berbelanja di toko BulogMart yang berlokasi di kantor Bulog Subdivre Banyumas maupun Pojok Layanan BulogMart di sembilan gudang Bulog Banyumas yang tersebar di Kabupaten Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, dan Cilacap," katanya.

http://www.antarajateng.com/detail/index.php?id=99137