Rabu, 02 Juli 2014

FAKTA JOKOWI PKI MAKIN NYATA "@TM2000Back



Hari H minus 7 …fakta2 Jokowi adalah PKI makin terungkap. Sudah korup, pembohong, nyamar muslim, eh PKI lagi ..ampuun deh jok hehe

Hasil Survey termasuk survey dari media2 pendukung Jokowi, membuktikan suara Jokowi terus anjlok hingga di bawah 30%

Kompas dan Beritasatu membuktikan 60% lebih pendukung Jokowi adalah pemilih yang tamat SD atau tdk tamat SD pic.twitter.com/QiQUhWsd4Z


Pendukung Prabowo adalah rakyat pemilih tamat SMA, S1, S2 atau S3 pic.twitter.com/rKEqT7XLEt


Dari hasil survey, jelas bahwa hanya orang bodoh yang memilih Jokowi. Mayoritas karena orang bodoh, mudah dikadali pic.twitter.com/ywseajgzN5


Hasil survey Kompas menunjukan 70% umat Nasrani memilih Jokowi. Mayoritas karena ada mobilisasi di gereja2 utk memilih Jokowi

Padahal Jokowi itu PKI. Masak umat Nasrani dan Gereja mayoritas pilih Jokowi yg komunis ? Komunis itu anti agama, anti tuhan, anti pancasila

Apa umat Nasrani mayoritas emang pengen PKI bangkit? Saya mah ogah. PKI - KOmunis adalah musuh kita semua. Harus kita lenyapkan dari bumi RI

Bagi siapa saja yang anti pancasila, sebaiknya jangan tinggal di Indonesia. Pancasila masih dasar negara dan ideologi bangsa. Belum diubah

Nanti seandainya pun Jokowi PKI menang, rakyat dan TNI-Polri yg anti PKI pasti menentang. Bersama2 berjuang menumpas komunis di negeri ini

Umat Islam sdh difatwakan ulama haram memilih Jokowi. Jangan satu pun WNI mengaku Islam memilih Jokowi. Itu namanya muslim munafik

Di mana logikanya, umat Islam yg meyakini keesaan dan kebesaran Allah kok malah milih capres komunis yg pura2 ngaku Islam? Ga atuh ! ga ada

Negara ini didirikan berkat rahmat Tuhan YME, bukan berkat Karl Marx, Lenin, Stalin, Mao Tse Tung atau Muso dan Adit ! Ga ada tuh !

Jika ada WNI yang memilih si Jokowi PKI itu jadi presiden, otak dan hatinya harus diinstall ulang. Dia ga layak jadi WNI. Cocok ya jadi WNA

WNI yang pilih Jokowi, harus segera ganti warga negara ..jadi WN RRC atau WN Rusia. Agar konsisten dan konsekwen hehe

Kalau etnis cina milih Jokowi, kemungkinan besar dia keturunan aktivis Baperki PKI, atau Hoo Hap, ormas2 cina komunis yg jadi pendukung PKI

Kalau orang Solo atau Boyolali mau pilih Jokowi, ya ga apa2. Di sana memang pernah jadi basis PKI. Jokowi asli Giriroto, desa basis PKI

Jokowi ayahnya Widjiatno Mihardjo, eks pemuda rakyat, ormas utama PKI. Sebelum meninggal, widjiatno jadi koordinator satgas PDI Boyolali

Satgas PDI Boyolali (bukan PDIP), mayoritas adalah kader PKI. Satgas PDIP Boyolali dan Solo mayoritas didikan Mbah Pardi, tokoh PKI Boyolali

Widjiatno ayah Jokowi juga kader Mbah Pardi pensiunan Polisi, mentor ideologi mayoritas Satgas PDI/PDIP Solo dan Boyolali

Hendropriyono mantan Ka BIN tahu persis Jokowi adalah PKI. Dia rekrut, jual ke CIA, menlu dan dubes AS. Kalau jokowi jadi, hendro berkuasa

Hendro tahu si Jokowi ini PKI dari informasi Heru pejabat BIN Jateng. Tapi disengaja dibiarkan, semua dokumen jokowi PKI disimpan Hendro

Lalu, data2 Jokowi dibikin baru. Direkayasa. Dipalsukan. Agar rakyat ga tahu bahwa Jokowi ini PKI. Hendro mau kuasai Jokowi sendiri. Sandera

Jokowi memang mati2an berusaha terplih jadi presiden. Karena kalau kalah, dia pasti jadi narapidana. Minimal sama kayak akil, seumur hidup

Karena nasib jokowi sdh di ujung tanduk, tidak ada jalan lain bagi Jokowi utk melarikan diri. Pilihannya menang atau mati

Pilihan itu yg bikin Jokowi halalkan segala cara, ngaku islam, belajar shalat kilat, terbang umroh saat ketahuan ga bisa jawab makna ramadan

Jokowi nekad, disuruh apa aja dia mau. Coba aja deh, suruh jokowi berendam di septic tank sehari semalam sbg syarat menang, pasti dilakukan

Sesuai pengakuan Rudiatmo, walikota Solo, Jokowi dikenalkan kepadanya oleh Seno Kusumoharjo, dedengkot PDI Boyolali

Seno Kusumoharjo kenalkan Jokowi ke Rudiatmo atas arahan siapa? ya mbah pardi. Tokoh PKI Boyolali. Teman ayah Jokowi

Tidak ada keraguan sedikit pun, ayah Jokowi adalah PKI dan Ibunya juga PKI. Jokowi juga PKI. Dia bolak balik China - Rusia belajar komunis

Mulanya AS tertarik orbitkan Jokowi sesuai rekomendasi Hendro yg bilang Jokowi berjasa besar bantu tumpas teroris di Solo. Skrg AS mikir2

Gimana AS ga mikir2, si Jokowi yg sdh dibantu Greenberg, dubes, menlu AS, james riady cs, eh malah lebih suka jadi komunis sejati

Kader komunis itu memang militan, otaknya korslet. Syaraf2 di kepala sdh ga sinkron. Komunis yang utopis (mimpi/angan2) itu dijadikan tuhan

Komunis disebut juga sebagai sosialisme utopis atau sosialisme mimpi, mustahil diterapkan di mana saja. Di Planet Mars mungkin bisa

China yang sdh meninggalkan komunisme secara bertahap dan partial, malah dijadikan panutan oleh Jokowi, Eva K Sundari cs, kader2 PKI di PDIP

RRC menerapkan SAR (special administrative region) terhadap propinsi2 atau daerah2 tertentu. Hanya SAR yg maju di RRC : Hongkong, Macao dst

Daerah2 di RRC yg masih anut komunis, jadi daerah miskin, banyak kejahatan, pengangguran, pengemis, dll. Tingkat vonis mati tinggi

RRC sedang setengah mati cari cara agar tinggalkan komunisme, tp negaranya yg besar itu tetap bisa utuh. Eh, Jokowi cs malah jadi komunis

RRC pertahankan komunisme hanya utk menjaga keutuhan negara. RRC ke depan pasti tinggalkan komunisme, eh si joki mau bikin RI komunis. IQ ?

NKRI kuat persatuan dan kesatuannya karena Pancasila. RRC kuat persatuannya karena sistem komunis. Pancasila dan Komunis tdk bisa bersatu

Bung Karno pernah coba nasakom. Gagal. Berujung dengan pemberontakan PKI. Masak Jokowi mau bikin Nasakom? Otaknya jauh di bawah bung Karno

Jokowi dan Bung Karno, ibarat anak TK dan Guru Besar. Ga level. Kayak pemilih jokowi yg mayoritas ga tamat SD itu

Gimana Jokowi mau revolusi mental ala Karl Marx ? Tulisannya aja copas. Jiplak. Otak sesat p kriminal. Ga tahu malu. Ga ngaku lagi..dededeh

Gimana mau revolusi mental?

Jokowi mau jadi TSK korupsi Bus TJ aja ngemis2 mohon ditolong SBY sampai ngompol di celana

Kasihan si Jokowi ini, hanya jadi budak nafsu para tokoh di belakangnya. Mereka memaksa Jokowi jadi tumbal hnya utk syahwat kekuasan mrka

Jokowi diancam2, kalau ga mau terus jadi capres, semua data rahasia kebusukan Jokowi diungkap. Data2 ttg Jokowi PKI dan Video mesumnya

Jokowi diancam2, kalau ga mau terus jadi capres, semua data rahasia kebusukan Jokowi diungkap. Data2 ttg Jokowi PKI dan Video mesumnya

Lihat siapa yang bantu pencitraan Jokowi? Tuh si @gm_gm dan sitok sangek, pemerkosa cewek dan karyawatinya sendiri yg sdh bersuami

Si @gm_gm sampe mau melacurkan majalahnya sendiri, TEMPO dengan rekayasa Jokowi dapat penghargaan Tempo..dededeh…PKI banget !

Si @gm_gm mau jadi komunis, ateis, liberalis, pemuja gay, lebis, bisex dan transgender ya monggo..tapi jgn tipu rakyat, sodorkan joki PKI !

Kalau si @gm_gm mau promosikan LGBT ..ya wajar saja.,anak perempuannya emang tokoh lesbi. Ga heran GM undang ke jakarta tokoh2 lesbi dunia

Kalau Greenberg wajar dukung Jokowi, dia yahudi ateis dan homosexual. Stan Greenberg berhasil ubah dunia, dari tolak LGBT, jadi 67% menerima

Tokoh2 liberal sekuler, ateis, komunis dunia mendukung Joki PKI jadi capres, ya wajar. Tapi Parkindo, ulama dll dukung juga, otaknya dimana?

Wajar jika pendukung Jokowi hanya dikalangan SD dan tak tamat SD, atau komunis kader PKI. Tapi kalau FISIP UI dukung Jokowi, otaknya dimana?

Berapa puluh atau berapa ratus miliar disiram ke Fisip UI ? Sampe2 kaum ngaku akademisi mau melacur diri jd pendukung Jokowi? EQ & IQ mana?

Media2 dulu sebagian besar dibayar mahal utk buat pencitraan Jokowi, nah setelah tahu Jokowi PKI, apakah masih mau dukung juga?

Oh ya, just info, nanti setelah Jokowi kalah telak pada 9 Juli, para pendukungnya sibuk teriak2 pilpres curang dan mrka mau buat revolusi

Apa tindakan kita dengan rencana fitnah dan revolusi para komunis pendukung Jokowi? Hanya satu kata : TUMPAAS !!

Ngok ! Hehe

Jika komunis PKI mau revolusi, biarkan dulu. Kasih sekali angin ke mereka, habis itu basmi ke akar2nya. Ciduk 200.000 nama yg sdh tercatat

Nah, itu aja pembukaan pembahasan pagi menjelang siang ini..kita balas dulu mention2 masuk, sdh lebih 1000 hehe

Selasa, 01 Juli 2014

Forum Ulama Ummat Islam (FUUI) Haramkan Memilih Jokowi-JK



Forum Ulama Ummat Indonesia (FUUI) keluarkan maklumat haram untuk memilih pasangan Jokowi-JK dalam Pilpres mendatang.

Alasannya, pasangan itu dianggap meresahkan dan mengancam eksistensi umat Islam. Pasangan itu juga dinilai akan berpotensi menciptakan iklim sentimen keagamaan yang dapat bermuara pada konflik horizontal.

Penilaian itu muncul atas keputusan dan rencana politik yang selama ini telah dinyatakan secara terbuka baik oleh institusi maupun oleh tim sukses bila pasangan itu berhasil terpilih. FUUI yang selama ini menyatakan bersih dari politik praktis, kini merasa wajib untuk memberikan pandangannya. Pihaknya menyatakan, sikap itu muncul agar umat Islam tidak salah dalam memilih pemimpin.

Putusan maklumat ini diakui telah melalui proses yang panjang. Sejak berdiri pada tahun 2001, FUUI selalu menghindar untuk masuk dalam ranah politik praktis. "Saya perlu pertegas, ini tidak dalam posisi dukung mendukung salah satu calon, kami berkomitmen hanya untuk memikirkan umat, kami bersih dari kepentingan politik praktis," ujar Athian Ali Ketua FUUI, kepada wartawan di Masjid Al-Fajr, Jalan Cijagra, Kota Bandung, Senin (30/6).

Dalam Plipres tahun ini pihaknya mengeluarkan maklumat dalam bentuk istihad syar'i. Hal ini diakuinya untuk membimbing umat Islam agar mereka bisa memilih seuai dengan syariat Islam. Ia juga menyatakan bahwa pernyataan resmi ini dikeluarkan untuk menyelamatkan umat agar tidak mengambil keputusan yang salah.

Athian sendiri mengakui bahwa sangat mungkin maklumat yang dikeluarkan akan terkesan mendukung salah satu calon dan menafikan calon lain. Namun, ia mengklaim bahwa putusan ini murni ditinjau melalui dasar syar'i dan hukum Islam. "Kalau sudah bicara hukum ini tentu saja kita pertanggung jawabkan di hadapan Allah SWT, dunia akhirat," katanya seperti dilansir VOA Islam.

Ia menambahkan bahwa sebenarnya secara syar'i, pihaknya tidak melihat sosok ideal pada dua calon presiden. Menurutnya tidak ada satupun calon presiden yang dianggap layak untuk dipilih mewakili umat. Namun, dalam hal ini mereka harus melihat mana yang nilai kerentanannya bagi umat paling rendah.

Ia tidak menafikkan adanya ajakan salah satu pihak Capres agar FUUI memberikan dukungannya. Namun, FUUI tetap menyatakan sampai detik ini tidak pernah tereseret dan tidak ada hubungan dengan salah satu timses manapun. "Kami sedang berusaha memberi kesan bahwa kami tidak mewakili capres manapun, jadi kami nggak ada niatan untuk merapat kepada capres manapun," ujarnya

Ia menjelaskan bahwa putusan ini dikeluarkan salah satunya berkaitan dengan niat kubu Jokowi-JK untuk memperjuangkan pencabutan ketetapan MPRS No. 25 Tahun 1966 tentang Larangan Paham Komunisme. Hal itu menurutnya diikuti pula oleh keberpihakan kubu capres nomor dua itu kepada paham yang menurut Syariat Islam sesat, seperti Ahmadiyah, Islam Liberal, dan Syiah.

Pengharaman FUUI ini berangkat pula dari keinginan kubu Jokowi-JK untuk menolak Perda Syariat Islam. Hal ini diangap sebagai bentuk pernyataan terbuka terhadap kebencian pada Syariat Islam. "Karena secara UU No.11 tahun 2011 dan UU Otonomi Daerah sangat memungkinkan lahirnya sebuah Perda yang melindungi adat istiadat di daerah termasuk agama, pandangan, paham dan sebagainya. Seharusnya dihormati karena Islam salah satu dari enam agama yang diakui oleh negara," tandas Athian.

http://asatunews.com/nasional/2014/07/01/forum-ulama-ummat-islam-fuui-haramkan-memilih-jokowi-jk