Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan Perum Badan Urusan Logistik
(Bulog) untuk dapat mengatasi harga yang beras yang fluktuatif.
"Saya sudah perintahkan Bulog untuk diselesaikan, sehingga harga lebih
baik dan petani semangat," tegas Jokowi, saat meresmikan penen raya di
Wapeko, Merauke, Minggu (10/5/2015).
Sebelumnya, Menko Perekonomian Sofyan Djalil menegaskan pemerintah akan
mengambil langkah untuk membuka keran impor dalam memenuhi kebutuhan
beras dalam negeri. Langkah ini, tambah Sofyan, diambil karena Badan
Urusan Logistik (Bulog) tidak menyerap stok beras secara maksimal.
Namun demikian, Direktur Pelayanan Publik Perum Bulog Lely Pelitasari
Subekti mengatakan, Bulog belum mendapatkan penugasan secara resmi untuk
impor beras.
"Dalam Inpres (Instruksi Presiden) penugasannya yang melakukan impor
adalah Bulog. Tapi dalam pelaksanaannya Bulog harus dapat perintah resmi
dari Menteri Perdagangan. Surat itu yang jadi landasan untuk lakukan
impor," kata Lely.
http://ekonomi.metrotvnews.com/read/2015/05/10/124412/jokowi-instruksikan-bulog-atasi-harga-beras
Minggu, 10 Mei 2015
Mengenal Batu Permata OBSIDIAN…!!!
OBSIDIAN adalah kaca
vulkanik alami terbentuk sebagai batuan beku ekstrusif. Hal ini
dihasilkan ketika felsic lava dikeluarkan dari gunung berapi dingin
dengan cepat dengan pertumbuhan kristal minimum.
Obsidian umumnya ditemukan dalam margin lava mengalir rhyolitic dikenal sebagai arus obsidian, di mana komposisi kimia (kandungan silika tinggi) menginduksi viskositas tinggi dan derajat polimerisasi lava.
Penghambatan difusi atom melalui lava sangat kental dan dipolimerisasi ini menjelaskan kurangnya pertumbuhan kristal. Obsidian keras dan rapuh, sehingga patah tulang dengan tepi yang sangat tajam, yang telah digunakan di masa lalu dalam memotong dan menusuk alat, dan telah digunakan secara eksperimental sebagai pisau bedah bedah. Sementara itu informasi lain yang lebih mudah difahami adalah sebagai berikut :
Batu Obsidian, batu ini terbentuk dari magma vulkanik dari letusan gunung merapi yang masuk ke dalam celah tanah dan mengeras. Ada juga yang menyebut Batu ini dengan istilah Magma Glass, memang merujuk pada tingkat kekerasannya yang hanya 5 s/d 5,5 pada skala Mohs, batu ini layak disebut sebagai kaca alami.
Batu Obsidian bukanlah mineral murni, tapi mirip mineral, karena sebagai mineral gelasnya tidak kristal , di samping itu , komposisi terlalu rumit untuk terdiri dari mineral tunggal . Hal ini kadang- kadang diklasifikasikan sebagai mineraloid. Obsidian sebagian besar terdiri dari SiO2 ( silikon dioksida ) , biasanya 70 % atau lebih . Batu Obsidian, terdiri dari beberapa warna, diantaranya hitam, merah, biru, hijau. Di indonesia sendiri batu Green Obsidian sering di sebut dengan Zamrud Kalimantan dan Batu Blue Obsidian sering di sebut sebagai King Sapphire kalimantan.
Jenis Batu Permata Yang Tidak Asli Asli kah Batu Yang Anda Miliki ,,,,,,, ??
Pembuatan batu-batu yang tidak asli sebenarnya sudah dimulai sejak jaman dulu/ kuno seiring dengan merebaknya kegemaran terhadap batu permata / batu mulia itu sendiri yang dimanfaatkan oleh orang yang bersifat aji mumpung untuk memanfaatkan pasar batu permata yang pasarnya masih terbuka lebar, hal ini mungkin bisa dikatakan syah saja apabila orang yang menjual tersebut mengatakan batu tersebut sesuai dengan aslinya. menurut perkataan ahli batu yang tidak asli itu ada 4 macam :
1. Batu masakan
Sesuai dengan namanya “batu masakan” berarti batu ini dimasak supaya lebih yahud / lebih bagus tampilannya sehingga layak untuk dijual. Cara memasak batu adalah berbeda-beda menurut jenis batu dan kokinya. Bahasa lebih kerennya batu ini di treathment seperti batu safir agar lebih biru maka batu ini dimasak dengan cara dioven dengan suhu tertentu dan di tambahkan unsur kimia tertentu ( yang akan bahas pada tulisan yang lain ) maka akan menjadi lebih biru menyala dan bisa menjadi king safir masakan. Secara tradisional yaitu yang dilakukan perajin batu permata india mereka biasa membakar dengan panas dan waktu tertentu batu kalsedon warna putih kekuningan untuk merubahnya menjadi berwarna coklat kemerahan yang sering kita dengar disini menjadi batu akik yahman darah. Biduri sepah warna coklat menjadi merah keunguan. Sedangkan orang thailand biasa merubah batu safir putih agak kekuningan ( silky-milky-sapph ire) menjadi kebiru-biruan. Sedang di amerika lain lgi disitu terdapat batu pyrus yang keropos, maka dimasaklah batu murahan tadi dengan larutan fiberglass sehingga menjadi batu stabilized turquoise dan dijamin tahan bantingan. Diindonesia juga banyak mencampur dan membakar batu yang warnanya kurang bagus menjadi lebih menarik. Sehingga batu masakan ini adalah batu asli ( alami) tapi palsu/ batu non alami-masakan.
2. Batu rekaan
Batu jenis ini adalah batu alami yang kemudian direkyasa oleh perajin dengan cara menambalnya untuk memperoleh efek yang diinginkan Sebagai contoh adalah batu zamrud asli yang berwarna pucat hijaunya oleh mereka ditambal bagian belakangnya dengan batu sintetis hijau tua. maka simsalabim jadilah batu zamrus siberia yang terkenal dengan harganya yang mahal. Batu safir star yang berwarna putih juga bisa ditambal dengan batu sintetis warna merah atau biru sehingga menjadi blue safir star atau ruby star. ya kalau sudah dipasang di cincin emas pastilah batu tersebut tidak terlihat dan tak kalah menarik dengan yang asli. Orang australia menambal batu opal mereka yang tipis-tipis dengan batuan sejenis quartz sehingga lebih menarik. dan rekayasa produk ini dinamakan opaldoublet/ triplet
3. Batu Tiruan
Namanya saja sudah tiruan, dipasar orang sering menyebut batu ini dengan imitasi/ palsu karena memang benar 100% palsu, kenapa dibilang palsu karena di test secara apapun mulai dari kekerasan sampai dengan bahan kimia/ struktur mineralnya bukan sama dengan aslinya misalnya ruby dengan Al2O3- nya maka deganti dengan beling/ porselen. Pedagang dengan tenangnya membohongi pembeli dengan menyebut ini biduri sepah,ini blue safir, akan tetapi yang dijual hanyalah sebuah kaca/beling biasa. Dan Kalaupun hal itu dijual dengan produk kerajinan sih ndak apa-apa. akan tetapi seringnya mereka berbohong soal itu.
4. Batu Sintetis
Batu sintetis adalah bukan batu yang diproses dengan mesin, pemrosesannya mengambil bahan kimia mineral dari batu aslinya. misalnya batu intan/diamond dengan struktur kimianya C atau karbon, biasanya dengan mesin yang mempunyai suhu 1500 degree celcius dan tekanan 10000 atm dan dengan waktu tertentu maka jadilah sebuah diamond dengan kekerasan 10 scala mohs, structur komia akan sama yaitu C dan berat jenisnya pun sama yang membedakannya adalah seratnya ( ciri visualnya) dengan memakai kaca pembesar minimal 10 tergantung dengan ukuran batunya. apabila alami seratnya cenderung melengkung dan kemulusannya agak kurang sedangkan batu sintetis garis seratnya cenderung lurus-lurus dan tingkat kejernihannya nyaris tanpa cacat. sebagai contoh adalah american star, adalah ingin meniru ruby yang asli akan tetapi apabila disandingkan maka starnya akan berbeda.
http://permatanatural.com/blog/mengenal-batu-permata-obsidian/
Obsidian umumnya ditemukan dalam margin lava mengalir rhyolitic dikenal sebagai arus obsidian, di mana komposisi kimia (kandungan silika tinggi) menginduksi viskositas tinggi dan derajat polimerisasi lava.
Penghambatan difusi atom melalui lava sangat kental dan dipolimerisasi ini menjelaskan kurangnya pertumbuhan kristal. Obsidian keras dan rapuh, sehingga patah tulang dengan tepi yang sangat tajam, yang telah digunakan di masa lalu dalam memotong dan menusuk alat, dan telah digunakan secara eksperimental sebagai pisau bedah bedah. Sementara itu informasi lain yang lebih mudah difahami adalah sebagai berikut :
Batu Obsidian, batu ini terbentuk dari magma vulkanik dari letusan gunung merapi yang masuk ke dalam celah tanah dan mengeras. Ada juga yang menyebut Batu ini dengan istilah Magma Glass, memang merujuk pada tingkat kekerasannya yang hanya 5 s/d 5,5 pada skala Mohs, batu ini layak disebut sebagai kaca alami.
Batu Obsidian bukanlah mineral murni, tapi mirip mineral, karena sebagai mineral gelasnya tidak kristal , di samping itu , komposisi terlalu rumit untuk terdiri dari mineral tunggal . Hal ini kadang- kadang diklasifikasikan sebagai mineraloid. Obsidian sebagian besar terdiri dari SiO2 ( silikon dioksida ) , biasanya 70 % atau lebih . Batu Obsidian, terdiri dari beberapa warna, diantaranya hitam, merah, biru, hijau. Di indonesia sendiri batu Green Obsidian sering di sebut dengan Zamrud Kalimantan dan Batu Blue Obsidian sering di sebut sebagai King Sapphire kalimantan.
Jenis Batu Permata Yang Tidak Asli Asli kah Batu Yang Anda Miliki ,,,,,,, ??
Pembuatan batu-batu yang tidak asli sebenarnya sudah dimulai sejak jaman dulu/ kuno seiring dengan merebaknya kegemaran terhadap batu permata / batu mulia itu sendiri yang dimanfaatkan oleh orang yang bersifat aji mumpung untuk memanfaatkan pasar batu permata yang pasarnya masih terbuka lebar, hal ini mungkin bisa dikatakan syah saja apabila orang yang menjual tersebut mengatakan batu tersebut sesuai dengan aslinya. menurut perkataan ahli batu yang tidak asli itu ada 4 macam :
1. Batu masakan
Sesuai dengan namanya “batu masakan” berarti batu ini dimasak supaya lebih yahud / lebih bagus tampilannya sehingga layak untuk dijual. Cara memasak batu adalah berbeda-beda menurut jenis batu dan kokinya. Bahasa lebih kerennya batu ini di treathment seperti batu safir agar lebih biru maka batu ini dimasak dengan cara dioven dengan suhu tertentu dan di tambahkan unsur kimia tertentu ( yang akan bahas pada tulisan yang lain ) maka akan menjadi lebih biru menyala dan bisa menjadi king safir masakan. Secara tradisional yaitu yang dilakukan perajin batu permata india mereka biasa membakar dengan panas dan waktu tertentu batu kalsedon warna putih kekuningan untuk merubahnya menjadi berwarna coklat kemerahan yang sering kita dengar disini menjadi batu akik yahman darah. Biduri sepah warna coklat menjadi merah keunguan. Sedangkan orang thailand biasa merubah batu safir putih agak kekuningan ( silky-milky-sapph ire) menjadi kebiru-biruan. Sedang di amerika lain lgi disitu terdapat batu pyrus yang keropos, maka dimasaklah batu murahan tadi dengan larutan fiberglass sehingga menjadi batu stabilized turquoise dan dijamin tahan bantingan. Diindonesia juga banyak mencampur dan membakar batu yang warnanya kurang bagus menjadi lebih menarik. Sehingga batu masakan ini adalah batu asli ( alami) tapi palsu/ batu non alami-masakan.
2. Batu rekaan
Batu jenis ini adalah batu alami yang kemudian direkyasa oleh perajin dengan cara menambalnya untuk memperoleh efek yang diinginkan Sebagai contoh adalah batu zamrud asli yang berwarna pucat hijaunya oleh mereka ditambal bagian belakangnya dengan batu sintetis hijau tua. maka simsalabim jadilah batu zamrus siberia yang terkenal dengan harganya yang mahal. Batu safir star yang berwarna putih juga bisa ditambal dengan batu sintetis warna merah atau biru sehingga menjadi blue safir star atau ruby star. ya kalau sudah dipasang di cincin emas pastilah batu tersebut tidak terlihat dan tak kalah menarik dengan yang asli. Orang australia menambal batu opal mereka yang tipis-tipis dengan batuan sejenis quartz sehingga lebih menarik. dan rekayasa produk ini dinamakan opaldoublet/ triplet
3. Batu Tiruan
Namanya saja sudah tiruan, dipasar orang sering menyebut batu ini dengan imitasi/ palsu karena memang benar 100% palsu, kenapa dibilang palsu karena di test secara apapun mulai dari kekerasan sampai dengan bahan kimia/ struktur mineralnya bukan sama dengan aslinya misalnya ruby dengan Al2O3- nya maka deganti dengan beling/ porselen. Pedagang dengan tenangnya membohongi pembeli dengan menyebut ini biduri sepah,ini blue safir, akan tetapi yang dijual hanyalah sebuah kaca/beling biasa. Dan Kalaupun hal itu dijual dengan produk kerajinan sih ndak apa-apa. akan tetapi seringnya mereka berbohong soal itu.
4. Batu Sintetis
Batu sintetis adalah bukan batu yang diproses dengan mesin, pemrosesannya mengambil bahan kimia mineral dari batu aslinya. misalnya batu intan/diamond dengan struktur kimianya C atau karbon, biasanya dengan mesin yang mempunyai suhu 1500 degree celcius dan tekanan 10000 atm dan dengan waktu tertentu maka jadilah sebuah diamond dengan kekerasan 10 scala mohs, structur komia akan sama yaitu C dan berat jenisnya pun sama yang membedakannya adalah seratnya ( ciri visualnya) dengan memakai kaca pembesar minimal 10 tergantung dengan ukuran batunya. apabila alami seratnya cenderung melengkung dan kemulusannya agak kurang sedangkan batu sintetis garis seratnya cenderung lurus-lurus dan tingkat kejernihannya nyaris tanpa cacat. sebagai contoh adalah american star, adalah ingin meniru ruby yang asli akan tetapi apabila disandingkan maka starnya akan berbeda.
http://permatanatural.com/blog/mengenal-batu-permata-obsidian/
Kamis, 07 Mei 2015
Bulog Serap Beras Bersaing Dengan Tengkulak
Bulog Banyumas
melakukanpengamanan untuk stok beras pada bulan puasa maupun Lebaran. Upaya
itudilakukan dengan membeli langsung dari petani dengan cara
mendatangimasing-masing petani. Hal tersebut dilakukan agar pihak Bulog tidak
didahului oleh para tengkulak yang siap memborong beras.
Hal
tersebut seperti yangdisampaikan oleh Humas Bulog Banyumas, M Priyono kepada
wartawan, Selasa (6/5)kemarin. Ia mengakui jika saat ini pihaknya harus
bersaing dengantengkulak-tengkulak yang siap memborong.
"Satgas
UnitPengelola Gabah Beras (UPGB) kami langsung jemput bola ke petani, pengepul,
danpenggilingan. Mereka terjun ke lapangan langsung untuk bersaing dengan
paratengkulak yang sudah mulai membeli untuk stok menjelang puasa
maupunlebaran," katanya.
Per
harinya, dari programjemput bola oleh Satgas Bulog, setiap harinya pihak Bulog
dapat menyerap700-800 ton beras.
"Hingga
hari inijumlah penyerapan mencapai 9.750 ton beras, dan kami akan terus
melakukanpenyerapan secara besar-besaran hingga nanti mampu mencapai target 62
ributon," kata dia.
Masih
menurut Priyono untuk stok penyerapan stok raskin pada tahun 2014 hanya mampu
memenuhikebutuhan masyarakat hingga bulan Juni mendatang.
"Untuk
Juli dan berikutnya, pelayanan raskin akan bergantung pada penyerapan tahun
2015, yakni dengan beras baru hasil dari pengadaan tahun 2015," kata dia.
Terlebih
lagi, saat iniberas sudah mengalami kenaikan, walaupun jumlahnya belum
segnifikan, sekitar Rp100 dari harga sebelumnya Rp 6.900 menjadi Rp 7.000 per
kilogramnya untuk jenisIR 64.
"Kenaikan
tersebutdiakibatkan area panen yang mulai sedikit, sehingga harga juga
terdongkrak.Oleh karena itu, kami terus ke lapangan untuk mencari beras agar
dapat diserapoleh Bulog," katanya.
Untuk
menampung beras,Priyono mengatakan, Bulog Banyumas telah menyiapkan dua gudang
khusus diKalikabong, Purbalingga.
"Nantinya
berastersebut bakal diolah kembali oleh empat UPGB untuk memenuhi persyaratan
masukke Gudang Bulog. Bahkan, untuk mempercepat, mereka (UPGB, red), bekerja
selama24 jam tanpa henti," katanya.
http://satelitnews.co/berita-bulog-bersaing-serap-beras-dengan-tengkulak-.html
Jelang puasa dan Lebaran, Mendag siap buka keran impor beras
Pemerintah mengisyaratkan bakal membuka keran impor beras
dalam waktu dekat. Ini demi menstabilkan harga komoditas primer
tersebut.
"(Impor) menjelang puasa dan lebaran supaya ada stabilitas harga," kata Menteri Perdagangan Rachmat Gobel usai rapat tertutup dengan Kepala Staf Kepresidenan Luhut Panjaitan, Jakarta, Kamis (7/5).
Untuk itu, pihaknya masih akan berkoordinasi lebih lanjut dengan Kementerian Pertanian dan Bulog.
"Tapi Kemendag sudah siap untuk mengeluarkan izin impor kepada Bulog," jelas Gobel.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengaku malu kebutuhan pangan Indonesia masih tergantung negara lain. Saat Asean Summit, Presiden Myanmar Thein Sein sempat bertanya pada Jokowi terkait kemungkinan Indonesia kembali mengimpor beras.
"Saya malu banget ditanya 'Presiden Jokowi, kapan beli beras saya lagi?' Dalam hati saya bilang, tunggu saja nanti, kita ekspor beras baru tahu rasa," ujarnya.
Jokowi yakin dalam tiga tahun Indonesia bisa swasembada pangan.
"Bulog harus siap-siap menampung, jangan sampai begitu membludak, harga jadi jatuh, kasihan petaninya."
http://www.merdeka.com/uang/jelang-puasa-dan-lebaran-mendag-siap-buka-keran-impor-beras.html
"(Impor) menjelang puasa dan lebaran supaya ada stabilitas harga," kata Menteri Perdagangan Rachmat Gobel usai rapat tertutup dengan Kepala Staf Kepresidenan Luhut Panjaitan, Jakarta, Kamis (7/5).
Untuk itu, pihaknya masih akan berkoordinasi lebih lanjut dengan Kementerian Pertanian dan Bulog.
"Tapi Kemendag sudah siap untuk mengeluarkan izin impor kepada Bulog," jelas Gobel.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengaku malu kebutuhan pangan Indonesia masih tergantung negara lain. Saat Asean Summit, Presiden Myanmar Thein Sein sempat bertanya pada Jokowi terkait kemungkinan Indonesia kembali mengimpor beras.
"Saya malu banget ditanya 'Presiden Jokowi, kapan beli beras saya lagi?' Dalam hati saya bilang, tunggu saja nanti, kita ekspor beras baru tahu rasa," ujarnya.
Jokowi yakin dalam tiga tahun Indonesia bisa swasembada pangan.
"Bulog harus siap-siap menampung, jangan sampai begitu membludak, harga jadi jatuh, kasihan petaninya."
http://www.merdeka.com/uang/jelang-puasa-dan-lebaran-mendag-siap-buka-keran-impor-beras.html
Bulog Tak Sanggup Pasok Beras, RI Buka Keran Impor
Pemerintah akan mengambil kebijakan impor beras apabila Perum Bulog tak mampu memasok beras sesuai kebutuhan. Keputusan tersebut baru akan diumumkan pada Juli 2015.
Hal ini diungkapkan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Sofyan Djalil. "Nanti kita akan lihat produksi dan pengumpulan Bulog. Kalau Bulog tidak mampu mengumpulkan cukup beras, kita harus impor," tegas dia di kantornya, Jakarta, Kamis (7/5/2015).
Impor, kata Sofyan, terpaksa dilakukan demi menjaga stok beras nasional. Apalagi Juni ini sudah masuk puasa dan Lebaran di Juli 2015, sehingga momen-momen tersebut akan meningkatkan permintaan beras.
"Kita harus impor untuk kepentingan stok nasional dan supaya jangan sampai harga beras tinggi sampai tingkat konsumen. Tapi keputusannya Juli ini," tegasnya.
Sebelumnya Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menyatakan, opsi untuk melakukan impor beras selalu terbuka sebagai antisipasi dari menurunnya produksi beras di dalam negeri akibat kondisi alam seperti cuaca.
"Ya peluanglah, bisa saja keadaan cuaca jelek, kemarau, ya mesti diisi untuk memenuhi kebutuhan nasional," ujar JK.
Meski demikian, JK meminta masyarakat untuk tidak khawatir akan kecukupan beras nasional. Pasalnya masih ada panen yang bisa diharapkan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.
"Ya di mana-mana banyak juga yang berhasil (panen), karena hujan lebih lama maka panennya di waktu hujan, itu kualitas padi agak menurun," lanjutnya.
http://bisnis.liputan6.com/read/2228016/bulog-tak-sanggup-pasok-beras-ri-buka-keran-impor
Hal ini diungkapkan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Sofyan Djalil. "Nanti kita akan lihat produksi dan pengumpulan Bulog. Kalau Bulog tidak mampu mengumpulkan cukup beras, kita harus impor," tegas dia di kantornya, Jakarta, Kamis (7/5/2015).
Impor, kata Sofyan, terpaksa dilakukan demi menjaga stok beras nasional. Apalagi Juni ini sudah masuk puasa dan Lebaran di Juli 2015, sehingga momen-momen tersebut akan meningkatkan permintaan beras.
"Kita harus impor untuk kepentingan stok nasional dan supaya jangan sampai harga beras tinggi sampai tingkat konsumen. Tapi keputusannya Juli ini," tegasnya.
Sebelumnya Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menyatakan, opsi untuk melakukan impor beras selalu terbuka sebagai antisipasi dari menurunnya produksi beras di dalam negeri akibat kondisi alam seperti cuaca.
"Ya peluanglah, bisa saja keadaan cuaca jelek, kemarau, ya mesti diisi untuk memenuhi kebutuhan nasional," ujar JK.
Meski demikian, JK meminta masyarakat untuk tidak khawatir akan kecukupan beras nasional. Pasalnya masih ada panen yang bisa diharapkan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.
"Ya di mana-mana banyak juga yang berhasil (panen), karena hujan lebih lama maka panennya di waktu hujan, itu kualitas padi agak menurun," lanjutnya.
http://bisnis.liputan6.com/read/2228016/bulog-tak-sanggup-pasok-beras-ri-buka-keran-impor
PAKAR IPB: Rencana Jokowi Kembalikan Peran Buffer Stock Bulog Sulit Dilakukan
Rencana Presiden Joko Widodo untuk mengubah Perum Bulog kembali menjadi buffer stock bahan pokok seperti pada di masa lalu akan sulit dilakukan jika lembaga tersebut masih berbentuk perseroan terbatas (PT).
Pengamat pertanian IPB Hermanto Siregar mengatakan, peran Bulog sebagai buffer stock akan bisa dilakukan jika Bulog ditransformasi dari PT menjadi lembaga pemerintah non kementerian (LPMK).
“Bulog itu dulu lembaga non departemen kementerian, oleh IMF waktu krismon disuruh ubah menjadi PT. Sekarang sudah terbukti, PT itu nggak bisa, karena di satu sisi harus memaksimalkan keuntungan atau meminimumkan biaya, di sisi lain melakukan public service obligation (PSO)," kata Hermanto.
Dengan dua tujuan yang bertentangan tersebut maka Bulog tidak bisa melaksakan tugas secara maksimal.
Adapun peran Bulog sebagai stabilisator harga beras dinilai sangat vital, terutama menjelang puasa dan lebaran di mana permintaan untuk bahan kebutuhan pokok, khususnya beras meningkat tajam.
“Bulog itu harus all out dalam pengadaan. Sekarang kan panen, mereka harus serap sebanyak mungkin untuk menjamin ketersediaan stok. Ketika menjelang bulan puasa dia harus melakukan operasi pasar saat harga mulai naik,” kata Hermanto.
Pada pelaksanaannya, Bulog kesulitan melakukan pengadaan karena harga pembelian pemerintah untuk gabah maupun beras kalah bersaing dengan harga pedagang. Kendati demikian, menurutnya hal tersebut sangat wajar terjadi karena HPP gabah/beras hanya menjadi harga rujukan dan memang Bulog tidak diperbolehkan membeli beras di atas HPP.
“Nanti tidak masalah mereka (para pedagang) membeli di atas harga HPP, tetapi asalkan berasnya itu tidak ditimbun, Peran pengawasan pemerintah sangat penting, tetapi juga perlu disertai penindakan tegas jika ada penimbunan.”
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menegaskan pemerintah akan melakukan pembenahan kelembagaan Perum Bulog sebagai langkah jangka menengah dalam pengendalian harga pangan. Dalam jangka pendek, kapasitas Bulog akan dinaikkan, sedangkan dalam jangka menengah peran lembaga itu akan dikembalikan sebagai buffer stock bahan pokok seperti di masa lalu.
http://industri.bisnis.com/read/20150507/99/430771/pakar-ipb-rencana-jokowi-kembalikan-peran-buffer-stock-bulog-sulit-dilakukan
Pengamat pertanian IPB Hermanto Siregar mengatakan, peran Bulog sebagai buffer stock akan bisa dilakukan jika Bulog ditransformasi dari PT menjadi lembaga pemerintah non kementerian (LPMK).
“Bulog itu dulu lembaga non departemen kementerian, oleh IMF waktu krismon disuruh ubah menjadi PT. Sekarang sudah terbukti, PT itu nggak bisa, karena di satu sisi harus memaksimalkan keuntungan atau meminimumkan biaya, di sisi lain melakukan public service obligation (PSO)," kata Hermanto.
Dengan dua tujuan yang bertentangan tersebut maka Bulog tidak bisa melaksakan tugas secara maksimal.
Adapun peran Bulog sebagai stabilisator harga beras dinilai sangat vital, terutama menjelang puasa dan lebaran di mana permintaan untuk bahan kebutuhan pokok, khususnya beras meningkat tajam.
“Bulog itu harus all out dalam pengadaan. Sekarang kan panen, mereka harus serap sebanyak mungkin untuk menjamin ketersediaan stok. Ketika menjelang bulan puasa dia harus melakukan operasi pasar saat harga mulai naik,” kata Hermanto.
Pada pelaksanaannya, Bulog kesulitan melakukan pengadaan karena harga pembelian pemerintah untuk gabah maupun beras kalah bersaing dengan harga pedagang. Kendati demikian, menurutnya hal tersebut sangat wajar terjadi karena HPP gabah/beras hanya menjadi harga rujukan dan memang Bulog tidak diperbolehkan membeli beras di atas HPP.
“Nanti tidak masalah mereka (para pedagang) membeli di atas harga HPP, tetapi asalkan berasnya itu tidak ditimbun, Peran pengawasan pemerintah sangat penting, tetapi juga perlu disertai penindakan tegas jika ada penimbunan.”
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menegaskan pemerintah akan melakukan pembenahan kelembagaan Perum Bulog sebagai langkah jangka menengah dalam pengendalian harga pangan. Dalam jangka pendek, kapasitas Bulog akan dinaikkan, sedangkan dalam jangka menengah peran lembaga itu akan dikembalikan sebagai buffer stock bahan pokok seperti di masa lalu.
http://industri.bisnis.com/read/20150507/99/430771/pakar-ipb-rencana-jokowi-kembalikan-peran-buffer-stock-bulog-sulit-dilakukan
Menteri Rini: Perum Bulog Tidak Dibubarkan!
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno menyatakan, Perum Bulog
tidak akan dibubarkan walaupun kinerja BUMN yang mengelola,
menstabilkan dan mendistribusikan beras miskin ini disorot banyak pihak.
Wacana pembubaran ini pernah disampaikan oleh Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mewacanakan untuk membubarkan Perum Bulog, lantaran kinerja Bulog yang dinilai gagal menstabilkan harga dan pendistribusian beras miskin.
"Kita lihat fungsinya Bulog, yang persiapkan Bulog adalah beras untuk rakyat miskin, dengan harga yang rendah dapat dibeli rakyat miskin. Bahwa Bulog dapat beli beras stok nasional. Kalau mereka belum baik, kita perbaiki. Tidak boleh dibubarkan," tegas Rini di Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis (7/5/2015).
Rini menjelaskan, jika Perum Bulog dibubarkan, nantinya yang semakin kesulitan adalah masyarakat karena tidak ada lembaga untuk mengakses beras miskin. Terlebih lagi, pemerintah harus membentuk badan seperti Perum Bulog.
"Kalau dibubarkan, adakah badan lain seperti Perum Bulog? Kalau misalnya dibubarkan itu harus ada alternatif institusi baru sehingga masyarakat tidak terbebani dengan beras miskin. Itu yang harus dikaji lagi ya," tukasnya.
Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mewacanakan pembubaran Badan Urusan Logistik (Bulog). Perusahaan BUMN ini dinilai tidak mampu menyelesaikan berbagai permasalahan terkait dengan pengelolaan beras.
"Kalau menangani urusan kecil seperti mengurus beras dan membeli beras hasil panen dari petani saja tidak bisa, ya dibubarkan saja," kata Mendagri Tjahjo Kumolo.
http://economy.okezone.com/read/2015/05/07/320/1146231/menteri-rini-perum-bulog-tidak-dibubarkan
Wacana pembubaran ini pernah disampaikan oleh Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mewacanakan untuk membubarkan Perum Bulog, lantaran kinerja Bulog yang dinilai gagal menstabilkan harga dan pendistribusian beras miskin.
"Kita lihat fungsinya Bulog, yang persiapkan Bulog adalah beras untuk rakyat miskin, dengan harga yang rendah dapat dibeli rakyat miskin. Bahwa Bulog dapat beli beras stok nasional. Kalau mereka belum baik, kita perbaiki. Tidak boleh dibubarkan," tegas Rini di Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis (7/5/2015).
Rini menjelaskan, jika Perum Bulog dibubarkan, nantinya yang semakin kesulitan adalah masyarakat karena tidak ada lembaga untuk mengakses beras miskin. Terlebih lagi, pemerintah harus membentuk badan seperti Perum Bulog.
"Kalau dibubarkan, adakah badan lain seperti Perum Bulog? Kalau misalnya dibubarkan itu harus ada alternatif institusi baru sehingga masyarakat tidak terbebani dengan beras miskin. Itu yang harus dikaji lagi ya," tukasnya.
Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mewacanakan pembubaran Badan Urusan Logistik (Bulog). Perusahaan BUMN ini dinilai tidak mampu menyelesaikan berbagai permasalahan terkait dengan pengelolaan beras.
"Kalau menangani urusan kecil seperti mengurus beras dan membeli beras hasil panen dari petani saja tidak bisa, ya dibubarkan saja," kata Mendagri Tjahjo Kumolo.
http://economy.okezone.com/read/2015/05/07/320/1146231/menteri-rini-perum-bulog-tidak-dibubarkan
Langganan:
Postingan (Atom)