BAKTI KE ORTU bukan hanya di dunia saja, bahkan sampai wafat sekalipun
KITA DI TUNTUT Untuk terus membahagiakan mereka. Bahkan tidak ada
perintah yang langsung disandingkan dengan TAUHID kepada Allah, selain
bakti ke Ortu
“Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selainNya dan berbuat baik kepada orang tuanya (QS. A-Isra: 23)
Artinya bakti dan membahagiakan mereka itu perintah Allah, kita di
tuntut melaksanakannya. Mau senang atau ngak , mau suka atau tidak, Dan
membahagiakan mereka itu bukan jika baik, gue baik juga. Kalau mereka
ngurus gue, ane mau bahagiain mereka. BAKTI KE ORTU ITU PERINTAH ALLAH,
seperti PERINTAH SHOLAT, SHAUM ROMADHON, ZAKAT & HAJI BAGI YANG
MAMPU
INI SUNNAH YANG DILUPAKAN BAGI ORTU YANG WAFAT DENGAN DALIL HADIST SOHIH. BAYANGKAN APALAGI MEREKA MASIH HIDUP
BERSEDEQAH ATAS NAMA MEREKA
1. "Ibu Sa’ad bin Ubadah ra meninggal dunia, sedangkan Sa’ad pada saat
itu tidak berada di sampingnya. Kemudian Sa’ad mengatakan, ‘Wahai
Rasulullah, sesungguhnya ibuku telah meninggal, sedangkan aku pada saat
itu tidak berada di sampingnya. Apakah bermanfaat jika aku menyedekahkan
sesuatu untuknya?’ Nabi Saw menjawab, ‘Iya, bermanfaat.’ Kemudian Sa’ad
mengatakan pada beliau ‘Kalau begitu aku bersaksi padamu bahwa kebun
yang siap berbuah ini aku sedekahkan untuknya.’" (HR.Bukhari)
2.
“Sesungguhnya ibuku meninggal secara tiba-tiba dan tidak sempat
berwasiat, dan aku mengira jika dia bisa berbicara maka dia akan
bersedekah, apakah baginya pahala jika aku bersedekah untuknya dan
apakah aku juga akan mendapatkan pahala?”, maka Nabi Saw bersabda, “Ya”.
Kemudian orang tadi mengatakan, “Aku bersaksi bahwa kebun yang berbuah
ini aku sedekahkan atas namanya.” (HR. Bukhari Muslim)
3. Ada
seseorang pernah bertanya kepada Nabi shallallahu'alaihi wa sallam,
“Sesungguhnya orang tuaku meninggal dan telah meninggalkan harta dan
tidak mewasiatkan apa-apa, apabila aku bersedekah dengan meniatkan untuk
orang tuaku, apakah hal itu akan menghapus dosanya?,” Rasulullah Saw,
“Ya”. (HR. Bukhari)
MEMBADALKAN HAJI MEREKA
1. “Sesungguhnya
seorang wanita dari Juhainah, datang kepada Nabi saw. lalu dia
bertakata:"sesungguhnya ibu saya teleh bernazar melakukan haji, dia
meninggal sebelum melaksanakan nazar hajinya. Apakah boleh haji
menggantikannya? Nabi menjawab:" lalukan haji untuknya" (HR.Bukhari)
2. Ada seorang wanita datang dan bertanya, ‘Sesungguhnya saya
bersadakah budak untuk ibuku yang telah meninggal.' Beliau bersabda,
‘Anda mendapatkan pahalanya dan dikembalikan kepada anda warisannya.'
Dia bertanya, ‘Wahai Rasulullah, sesungguhnya beliau mempunyai
(tanggungngan) puasa sebulan, apakah saya puasakan untuknya?' Beliau
menjawab, ‘Puasakan untuknya.' Dia bertanya lagi, ‘Sesungguhnya beliau
belum pernah haji sama sekali, apakah (boleh) saya hajikan untuknya?
Beliau menjawab, ‘Hajikan untuknya.’ (HR. Muslim)
3. "Wahai
Rasulullah, sesungguhnya kewajiban Allah atas hambanya di dalam perkara
haji telah di dapati oleh bapakku yang dalam keadaan sangat tua, beliau
tidak sanggup untuk duduk di atas kendaraan, bolehkah aku menghajikan
atas namanya?", beliau menjawab: Artinya: "(iya) hajikanlah atasnya. ” (
HR. Bukhari)
4. "Wahai Rasulullah, sesungguhnya bapakku adalah
orang yang tua renta, tidak mampu haji dan umrah serta tidak bisa
menunggai kendaraan, Nabi bersabda: "Haji dan umrahkanlah atas
bapakmu."( HR. Abu Daud dan dishahihkan oleh Syeikh Al-Albani)
Kalau ORTU Punya Cita-Cita semasa Hidupnya, Membantu Dhuafa, membiayai anak Yatim misalnya, tunaikan oleh anak-anaknya.
“Dan Barangsiapa yang memiliki amanah maka hendaklah ia menunaikan
kepada yang berhak mendapatnya. ”( HR. Ahmad, dishahihkan oleh Al
Albani)
Kenapa kalau hanya doa saja ke ortu yang wafat ? Doa yang
sampe ke ortu itu DOA ANAK YANG SOLEH. Jadi kita harus soleh dulu jika
doanya untuk orang tua. Kalau kagak soleh ya mana sampe lah. Tapi amalan
diatas itu akan langsung sampe ke si mayit.
Ust. Ackman Lc
Senin, 13 Juli 2015
Kamis, 09 Juli 2015
"Waspada...Kebangkitan PKI Semakin Nyata" By: @pribumi_org
Cuma TNI dan Ormas - Ormas Islam yg sibuk menyuarakan LAWAN
KOMUNIS RRC, Suara Parpol - Parpol kemana ya ?
BPK bekerja berdasarkan secara AKUNTABEL dalam disiplin ilmu
akuntansi, Ahok tidak bisa mempolitisir BPK.
Badan Pemeriksa Keuangan memiliki kewenangan memeriksa
keuangan instansi institusi pusat maupun daerah, bahkan TNI sekalipun..
Sepertinya "Tokoh" komunis terkepung sudah...
Menantikan Pasukan RRC tiba ke Indonesia.
Dihimbau ke seluruh rakyat yg BERNASIONALISME, bersiap semua
pada mobilisasi menghadapi serangan komunis, baik melalui PROXY atau LANGSUNG !
Ditjen Pajak pun diperiksa BPK, kenapa seorang Gubernur
bertingkah layaknya seorang anggota Dewan Pengawas Anggaran ? ^ Ahok Tsk
Korupsi
Apa kira-2 gambarannya berani "nyentuh" AHOK
bakalan berhadapan dgn kekuatan militer RRC ? ^ Ahok anggap enteng Hukum RI.
Pancasila hanya jd "plat" saja ya...17 tahun sudah
Pancasila disingkirkan kelompok komunis - kapitalis.
Hindari ketergantungan pada teknologi, sebab ide dikepalamu
takkan mampu diretas. ^ Pena & Kertas Kosong
Dengan "suatu hal" pasti akan terjadi perubahan,
dan semoga di tahun ini.
Ketika PANCASILA hanya "PLATFORM", LIBERALISASI
hadir melemahkan Kearifan Lokal, Kondisional korupsi dan kehancuran mental yang
diciptakan.
Keselamatan mental anak bangsa adalah tanggung jawab
pemerintah.
Kita terus mencoba imbangi kekuatan modal para komunis
dengan terus menyadarkan generasi muda tentang bahaya masif komunisme.
Kemanakah Tanggung jawab KAMTIBMAS yang diemban POLRI ?
Komunis terus melebar tanpa penindakan.
yah, mudah saja sebenarnya tuntaskan korupsi tanpa KPK
,JAGUNG, maupun POLRI..asal mulut-2 yg berkicau ttg HAM, TERORISME, DEMOKRASI
diam.
Vladimir Putin adalah kandidat faktor X untuk terjadinya
pembantaian yahudi - komunisme serta perlawanan thd Kapitalisme.
Waspada. Kebangkitan PKI semakin nyata, Tahun 2014 resmi
komunis hadir dgn pemakluman yg digagas PARTAI POLITIK yg menerima kunjungan
PKC.
Kebangkitan (PKI) pada tanggal 15 Agustus ini untuk
menyambut Pidato Kepresidenan Jokowi ttg pernyataan maaf atas persitiwa yg
menimpa PKI.
Artinya : pidato kepresidenan Jokowi tsb akan memunculkan
"pembenaran" thd PKI, dan Ormas Islam dan TNI_AD menjadi pelaku
kesalahan.
Komisi Kebenaran Rekonsiliasi (KKR) yg nanti diisi Jaksa
Agung,TNI, POLRI, MEnkopolkam akajn urusi pelanggaran HAM berat masa lalu.
KKR akan jadi cara rezim Jokowi ini utk diskreditkan upaya-2
perlawanan thd komunisme lalu meski dgn cara santun berjudul "PENEGAKAN
HUKUM".
Pidato Kepresidenan Jokowi ttg permintaan maaf thd keluarga
PKI tsb nantinya akan memunculkan "PEMBENARAN" thd tindakan-2 PKI
selama ini..
Kasus Trisakti akan dibuka kembali, tanpa publik harus tahu
bahwa peristiwa reformasi hakekatnya ditunggangi "KEPENTINGAN NEGARA
LIBERAL".
Kacau sudah "PENYESATAN INFORMASI", masyarakat yg
menjadi korban hasutan akan berhadapan dgn masyarakat yg membela PANCASILA.
Demi Penyelamatan Bangsa & Pertahanan NKRI, pastinya
diperlukan suatu "KEBIJAKAN MILITER"..Total Sipil akhirnya ciptakan
BOM WAKTU ke NKRI..
Tak ada SOLUSI, DPR mayoritas mandul dan bacul, tersusupi.
Diperlukan Pemimpin baru yang ciptakan kebijakan "PROGRESIF".
Si Pemimpin yg bawa perubahan itu pastinya harus memilki
kekuatan militer,,, Jangan bermimpi SIPIL TOTAL mampu selesaikan persoalan
bangsa.
Ditunggu PKS "WALK OUT"dari DPR, dan meminta
kebijakan MILITER (TNI) utk menertibkan KOMUNIS (Palu & Arit) yg telah
menyusup kesemua lini...
Kita (INDONESIA) belum memiliki suatu HARI BUDAYA NASIONAL,
tetapi dipaksa menghormati hari budaya IMLEK yg notabenenya budaya ASING !
Ini adalah kali ke dua POROS KOMUNIS TIONGKOK mencoba
mengganggu KEDAULATAN INDONESIA melalui PKI & Aktivist bayaran &
Parpol-2...
Kelemahan suatu bangsa adalah KEHILANGAN JATI DIRI. (
Lenyapnya Ideologi & Kearifan Lokal). Kita (Indonesia) sudah diserang
faktanya.
Kebanyakan Pejabat -Politisi yg hari-2nya nampang di media
massa lupa akan kewajiban atas keselamatan bangsanya sendiri. ^ Hilang
Kesadaran
@jokopale Sulit juga, sebab Sutiyoso
dijadikan induk semang oleh si AHOK !
Satu hari sebelum pelantikan Panglima (Moeldoko pensiun),
AHOK langsung mendapat pukulan serentak oleh Tangan - Tangan Nasionalisme !
Sebelum "LAMPU DIMATIKAN SEBENTAR", PRIBUMI
NASIONALISME PANCASILA SUDAH TAHU APA YG HARUS DILAKUKAN NANTI !
Masyarakat keseluruhan hrs disadarkan ! Militer WAJIB himbau
hingga RT/RW bahkan ke sekolah- sekolah ASING untuk WAJIB BERNASIONALISME !
Bukan RASIS seperti istilah yg sering digunakan akun-2 cina
bayaran komunis,,, Kami anak bangsa yg betul-2 sadar mempertahankan NKRI.
SAtu hal yang perlu dicamkan, bangsa ini mendirikan negara
atas suatu dasar yg disebut PANCASILA. Komunis selalu ingin gantikan
"PANCASILA".
Sudah cukup untuk bermanis - manis kata, saatnya bekerja dan
melakukan tindakan, bagi siapapun itu yang didadanya ada NASIONALISME !
Pancasila sulit dipahami individu -2 yg terbiasa &
terbentuk berpikiran SEKULER. Pancasila mudah dipahami bagi yg Peka Sosial
& Patriotis..
http://chirpstory.com/top/politics
Hama Tikus Serang Tanaman Padi di Banyumas
Selain dihadang kemarau yang menyebabkan tanaman padi kesulitan
mendapatkan air irigasi, banyak tanaman areal persawahan di Kabupaten
Banyumas yang diserang hama tikus.
Hama binatang pengerat yang merusak tanaman padi dengan memngerat batang tanaman padi tersebut, merusak areal persawahan di wilayah selatan wilayah Kabupaten Banyumas. Antara lain di wilayah Kecamatan Patikraja, Kebasen, Sumpyuh dan Rawalo.
Dodo (32), perangkat desa Desa Pegalongan Kecamatan Patikraja, mengaku hama tikus kali ini sangat sulit di atasi. Dari areal sawah di desanya yang mencapai 114 hektar, lebih dari separuhnya terkena serangan hama tikus. ''Akibat kerusakannya bervariasi, ada yang mengalami kerusakan parah ada juga yang sedang,'' katanya, Rabu (8/7).
Bahkan dia menyebutkan, lahan sawah yang sedang digunakan untuk percontohan pertanian padi dengan menggunakan metode Hazton, sebagian besar terkena serangan hama tikus. ''Sebenarnya, tanaman padi yang dibudidaya dengan metode Hazton ini cukup baik. Namun pada saat tanaman padi sudah berusia sebulan, hama tikus langsung menghancurkan tanaman padi ini,'' katanya.
Menurutnya, budidaya tanaman padi dengan metode Hazton ini diujicoba di Desa Pegalongan dengan kerjasama Bank Indonesia Purwokerto. Dalam program tersebut, BI Purwokerto melalui program CSR (Corporate Social Responsibility)-nya menyediakan bibit tanaman, obat-obatan dan berbagai keperluan petani untuk melaksanakan ujicoba tersebut.
Serangkan hama tikus ini, juga menyerang sebagian besar tanaman padi di Desa Notog Kecamatan Patikraja. ''Sebagian besar tanaman padi di Notog memang ludes akibat serangan hama tikus. Bahkan ada juga lahan yang sudah mengalami puso,'' kata Nurrochim, seorang perangkat desa setempat.
Di wilayah Kecamatan Kebasen, keadaannya juga hampir sama. Sugeng (43), seorang petani di Desa Gambarsari Kecamatan Kebasen, mengaku tanaman padinya pada masa tanam kedua tahun 2015 ini, tidak bisa diharapkan hasil panennya lagi. Dari sawah seluas 0,3 hektar yang dikelola, dapat hasil panen sepertiga dari kondisi normal saja sudah bagus.
''Kalau hasil panen sedang baik, biasanya saya bisa dapat sekitar 1,5 ton gabah basah. Setelah ludes diserang tikus, dapat 1 atau 2 kwintal saja saya kira sudah bagus,'' katanya.
Dia menyebutkan, salah satu hama tanaman yang paling sulit diberantas selama ini memang hama tikus. Bila sedang musimnya muncul, diatasi dengan cara apa pun biasanya akan sulit. ''Tikus yang menyerang hama padi itu jumlahnya ribuan. Kalau kebetulan sedang di sawah pada malam hari, setiap petani bisa menyaksikan suara riuh tikus yang sedang berada di sawah,'' katanya.
Humas Bulog Sub Divre IV Banyumas, Priyono, mengaku sudah mendapat informasi bahwa tanaman padi pada musim tanam kedua ini ada beberapa wilayah yang cukup parah diserang hama tikus. ''Informasinya memang demikian. Di antaranya, seperti di Patikraja itu. Tapi kalau seperti di daerah Cilacap, saya belum dapat informasi apakah sama diserang hama tikus seperti di Banyumas atau tidak,'' katanya.
Untuk itu, dia belum bisa memastikan apakah kondisi kemarau sekaligus serangan hama ini akan mempengaruhi target penyerapan beras petani yang dilakukan Bulog atau tidak. ''Itu saya masih belum bisa memprediksi. Namun melihat kondisi kemarau dan serangan hama saat ini, kemungkinan hasil panen Agustus 2015 ini tidak akan bisa menurunkan harga beras sampai di bahah HPP (Harga Pedoman Pemerintah) 2015,'' katanya.
http://www.republika.co.id/berita/nasional/daerah/15/07/08/nr5xr4-hama-tikus-serang-tanaman-padi-di-banyumas
Hama binatang pengerat yang merusak tanaman padi dengan memngerat batang tanaman padi tersebut, merusak areal persawahan di wilayah selatan wilayah Kabupaten Banyumas. Antara lain di wilayah Kecamatan Patikraja, Kebasen, Sumpyuh dan Rawalo.
Dodo (32), perangkat desa Desa Pegalongan Kecamatan Patikraja, mengaku hama tikus kali ini sangat sulit di atasi. Dari areal sawah di desanya yang mencapai 114 hektar, lebih dari separuhnya terkena serangan hama tikus. ''Akibat kerusakannya bervariasi, ada yang mengalami kerusakan parah ada juga yang sedang,'' katanya, Rabu (8/7).
Bahkan dia menyebutkan, lahan sawah yang sedang digunakan untuk percontohan pertanian padi dengan menggunakan metode Hazton, sebagian besar terkena serangan hama tikus. ''Sebenarnya, tanaman padi yang dibudidaya dengan metode Hazton ini cukup baik. Namun pada saat tanaman padi sudah berusia sebulan, hama tikus langsung menghancurkan tanaman padi ini,'' katanya.
Menurutnya, budidaya tanaman padi dengan metode Hazton ini diujicoba di Desa Pegalongan dengan kerjasama Bank Indonesia Purwokerto. Dalam program tersebut, BI Purwokerto melalui program CSR (Corporate Social Responsibility)-nya menyediakan bibit tanaman, obat-obatan dan berbagai keperluan petani untuk melaksanakan ujicoba tersebut.
Serangkan hama tikus ini, juga menyerang sebagian besar tanaman padi di Desa Notog Kecamatan Patikraja. ''Sebagian besar tanaman padi di Notog memang ludes akibat serangan hama tikus. Bahkan ada juga lahan yang sudah mengalami puso,'' kata Nurrochim, seorang perangkat desa setempat.
Di wilayah Kecamatan Kebasen, keadaannya juga hampir sama. Sugeng (43), seorang petani di Desa Gambarsari Kecamatan Kebasen, mengaku tanaman padinya pada masa tanam kedua tahun 2015 ini, tidak bisa diharapkan hasil panennya lagi. Dari sawah seluas 0,3 hektar yang dikelola, dapat hasil panen sepertiga dari kondisi normal saja sudah bagus.
''Kalau hasil panen sedang baik, biasanya saya bisa dapat sekitar 1,5 ton gabah basah. Setelah ludes diserang tikus, dapat 1 atau 2 kwintal saja saya kira sudah bagus,'' katanya.
Dia menyebutkan, salah satu hama tanaman yang paling sulit diberantas selama ini memang hama tikus. Bila sedang musimnya muncul, diatasi dengan cara apa pun biasanya akan sulit. ''Tikus yang menyerang hama padi itu jumlahnya ribuan. Kalau kebetulan sedang di sawah pada malam hari, setiap petani bisa menyaksikan suara riuh tikus yang sedang berada di sawah,'' katanya.
Humas Bulog Sub Divre IV Banyumas, Priyono, mengaku sudah mendapat informasi bahwa tanaman padi pada musim tanam kedua ini ada beberapa wilayah yang cukup parah diserang hama tikus. ''Informasinya memang demikian. Di antaranya, seperti di Patikraja itu. Tapi kalau seperti di daerah Cilacap, saya belum dapat informasi apakah sama diserang hama tikus seperti di Banyumas atau tidak,'' katanya.
Untuk itu, dia belum bisa memastikan apakah kondisi kemarau sekaligus serangan hama ini akan mempengaruhi target penyerapan beras petani yang dilakukan Bulog atau tidak. ''Itu saya masih belum bisa memprediksi. Namun melihat kondisi kemarau dan serangan hama saat ini, kemungkinan hasil panen Agustus 2015 ini tidak akan bisa menurunkan harga beras sampai di bahah HPP (Harga Pedoman Pemerintah) 2015,'' katanya.
http://www.republika.co.id/berita/nasional/daerah/15/07/08/nr5xr4-hama-tikus-serang-tanaman-padi-di-banyumas
Bulog Borong Cabai Petani untuk Stabilkan Harga
Perum Bulog memilih memborong cabai secara langsung ke petani sebagai
salah satu cara untuk menstabilkan harga cabai yang terus naik.
Direktur Keuangan Perusahaan Umum Bulog Iryanto Hutagaol mengatakan, pihaknya berencana untuk membeli 7-10 ton cabai yang diproduksi sentra cabai Perbawati, Kecamatan Sukabumi, Jawa Barat. Rencananya, cabai tersebut di distribusikan ke Palembang, Sumatera Selatan.
"Sekarang ini kita target mau beli 7-10 ton. Nanti kita panen tiga hari lagi," kata Iryanto di Selabintana, Sukabumi, Jawa Barat, Rabu.
Dikatakan, Perum Bulog berkomitmen untuk memperkuat hubungan dengan petani. Selama ini, petani menjual hasil pertaniannya ke tengkulak atau pedagang eceran."Bulog ikut membeli ke patani langsung dan menjual ke pasar," ujarnya.
Dalam hal ini, tuturnya, Perum Bulog berperan sebagai penyeimbang di mana ketika pedagang pasar di Palembang mencari komoditas cabai untuk dijual, Bulog mempunyai stok untuk di distribusikan sehingga mendorong stabilitas harga.
"Prinsipnya kita hanya untuk stabilisasi bukan untuk stok seluruh pangan, hanya 'buffer'-nya saja. 'Buffer'-nya kan tidak harus banyak, yang penting saat petani butuh stabilitas harga, kita ada," tandasnya.
Direktur Keuangan Perusahaan Umum Bulog Iryanto Hutagaol mengatakan, pihaknya berencana untuk membeli 7-10 ton cabai yang diproduksi sentra cabai Perbawati, Kecamatan Sukabumi, Jawa Barat. Rencananya, cabai tersebut di distribusikan ke Palembang, Sumatera Selatan.
"Sekarang ini kita target mau beli 7-10 ton. Nanti kita panen tiga hari lagi," kata Iryanto di Selabintana, Sukabumi, Jawa Barat, Rabu.
Dikatakan, Perum Bulog berkomitmen untuk memperkuat hubungan dengan petani. Selama ini, petani menjual hasil pertaniannya ke tengkulak atau pedagang eceran."Bulog ikut membeli ke patani langsung dan menjual ke pasar," ujarnya.
Dalam hal ini, tuturnya, Perum Bulog berperan sebagai penyeimbang di mana ketika pedagang pasar di Palembang mencari komoditas cabai untuk dijual, Bulog mempunyai stok untuk di distribusikan sehingga mendorong stabilitas harga.
"Prinsipnya kita hanya untuk stabilisasi bukan untuk stok seluruh pangan, hanya 'buffer'-nya saja. 'Buffer'-nya kan tidak harus banyak, yang penting saat petani butuh stabilitas harga, kita ada," tandasnya.
http://108jakarta.com/news/2015/07/09/72511/Bulog-Borong-Cabai-Petani-untuk-Stabilkan-Harga-
Bulog Diusulkan Di Bawah Kewenangan Menteri Perdagangan
Penempatan Badan Urusan Logistik (Bulog) di bawah kewenangan Menteri
Perdagangan dinilai efektif guna memberantas praktik mafia pangan
terutama setiap menjelang Lebaran.
“Memberantas mafia pangan itu tidak main-main, karena kerap seorang menteri yang justru menjadi korban. Karena itu, Mendag harus diberi kewenangan mengendalikan Bulog, sehingga para mafia akan takut dengan sendirinya,” kata Ketua DPP Partai Golkar, Priyo Budi Santoso, Rabu (8/7/).
Menurutnya, meski banyak pihak mengapresiasi kinerja Kementerian Perdagangan (Kemendag) dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan barang kebutuhan pokok selama bulan Ramadan, namun penguatan kewenangan kementerian tersebut tetap diperlukan.
Selain menjaga stabilitas harga, keberadaan Bulog di bawah kewenangan Kemendag akan menjamin pendistribusian pangan sampai ke seluruh Indonesia.
Dia menilai sejauh ini kinerja Kemendag sudah bagus dengan terkendalinya harga melalui operasi pasar dan memperkecil peluang mafia pangan menjelang Idulfitri.
“Melihat kinerja Mendag Rachmat Gobel yang mampu melawan ancaman mafia pangan, saya pikir adalah bagus kalau Bulog berada di bawah Kementerian Perdagangan atau Mendag merangkap kepala Bulog” ujar mantan Wakil Ketua DPR tersebut.
Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD), Irman Gusman sepakat posisi Bulog berada langsung di bawah Presiden dan tidak berada di bawah kementerian BUMN seperti saat ini.
Menurutnya, sebaiknya Bulog bertanggungjawab langsung kepada Presiden, sementara kebijakan sehari-harinya berada di bawah Kementerian Perdagangan.
“Lebih jelasnya, Dirut Bulog sebagai pelaksana dari kebijakan Kementerian Perdagangan. Karena Kemendag itulah yang melaksanakan fungsi sebagai pengendali persoalan perdagangan di dalam negeri,” ujarnya.
Dengan perubahan seperti itu, Irman meyakini Bulog akan menjadi lembaga yang kuat dalam menjamin ketersediaan barang kebutuhan pokok dan mampu menjaga stabilitas harga pangan.
http://industri.bisnis.com/read/20150708/12/451390/bulog-diusulkan-di-bawah-kewenangan-menteri-perdagangan-
“Memberantas mafia pangan itu tidak main-main, karena kerap seorang menteri yang justru menjadi korban. Karena itu, Mendag harus diberi kewenangan mengendalikan Bulog, sehingga para mafia akan takut dengan sendirinya,” kata Ketua DPP Partai Golkar, Priyo Budi Santoso, Rabu (8/7/).
Menurutnya, meski banyak pihak mengapresiasi kinerja Kementerian Perdagangan (Kemendag) dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan barang kebutuhan pokok selama bulan Ramadan, namun penguatan kewenangan kementerian tersebut tetap diperlukan.
Selain menjaga stabilitas harga, keberadaan Bulog di bawah kewenangan Kemendag akan menjamin pendistribusian pangan sampai ke seluruh Indonesia.
Dia menilai sejauh ini kinerja Kemendag sudah bagus dengan terkendalinya harga melalui operasi pasar dan memperkecil peluang mafia pangan menjelang Idulfitri.
“Melihat kinerja Mendag Rachmat Gobel yang mampu melawan ancaman mafia pangan, saya pikir adalah bagus kalau Bulog berada di bawah Kementerian Perdagangan atau Mendag merangkap kepala Bulog” ujar mantan Wakil Ketua DPR tersebut.
Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD), Irman Gusman sepakat posisi Bulog berada langsung di bawah Presiden dan tidak berada di bawah kementerian BUMN seperti saat ini.
Menurutnya, sebaiknya Bulog bertanggungjawab langsung kepada Presiden, sementara kebijakan sehari-harinya berada di bawah Kementerian Perdagangan.
“Lebih jelasnya, Dirut Bulog sebagai pelaksana dari kebijakan Kementerian Perdagangan. Karena Kemendag itulah yang melaksanakan fungsi sebagai pengendali persoalan perdagangan di dalam negeri,” ujarnya.
Dengan perubahan seperti itu, Irman meyakini Bulog akan menjadi lembaga yang kuat dalam menjamin ketersediaan barang kebutuhan pokok dan mampu menjaga stabilitas harga pangan.
http://industri.bisnis.com/read/20150708/12/451390/bulog-diusulkan-di-bawah-kewenangan-menteri-perdagangan-
Karena Raskin, Kadivre Bulog Jateng Dicopot
KEPALA Divisi Regional (Divre) Bulog Jawa Tengah (Jateng), Damin
Hartono, akhirnya dicopot dari jabatannya. Pencopotan itu diduga
lantaran banyaknya persoalan beras miskin (raskin) di Provinsi Jateng
yang Tidak Memenuhi Syarat (TMS) Inpres Perberasan.
Diketahui,
berdasarkan Keputusan Direksi Perum Bulog Nomor KD-196/DS 102/06/2015
tertanggal 07 Juli 2015, telah ditetapkan alih tugas pejabat struktural
jenjang I Perum Bulog, dimana Damin Hartono yang sebelumnya menjabat
sebagai Kadivre Bulog Jateng, dialih-tugaskan menjadi Peneliti Utama R
& D Direktorat Perencanaan dan Pengembangan Usaha.
Sementera itu, posisi Damin digantikan oleh Usep Karyana yang sebelumnya menjabat sebagai Kadivre Bulog Lampung.
Koordinator Nasional Protanikita, Bonang mengingatkan, agar Kadivre yang baru mampu mengemban amanah dengan baik.
Kadivre
yang baru harus optimal menyerap gabah/beras produksi petani lokal, dan
harus berani menjamin kualitas beras raskin sesuai amanat Inpres
Perberasan, tegas Bonang kepada Media Indonesia,Rabu(8/7/2015).
Kadivre
yang baru, kata Bonang, harus seirama dengan Gubernur dalam berpihak
terhadap petani lokal, dan Keluarga Miskin (Gakin) penerima raskin.
Kadivre
yang baru pun harus melakukan pengecekan terhadap kualitas raskin hasil
pengadaan Kadivre yang lama, agar tidak terus-menerus merugikan
Gakin, ujarnya.
Selain dua pejabat tersebut,
Direksi Perum Bulog juga merombak sejumlah pejabat lainnya. Dindin
Syamsudin yang semula menjabat sebagai Wakil Kadivre Bulog Jatim,
dipercaya menjadi Pjs TK I Kadivre Bulog Lampung, dan Abdullah Djawas
yang semula menjabat Kadivre Bulog Sulsel dan Sulbar dipindahkan menjadi
Peneliti Utama Divisi R & D Direktorat Perencanaan dan Pengembangan
Usah.
Selanjutnya, Abd.Muis S Ali yang semula menjadi
Kadivre Bulog Kalbar dipercaya menjadi Kadivre Bulog Sulsel dan Sulbar,
serta Muhammad Attar Rizal yang semula menjadi Kasubdivre Bulog
Idramayu kini dipromosikan menjadi Kadivre Bulog Kalbar.http://www.mediaindonesia.com/misiang/read/2475/Karena-Raskin-Kadivre-Bulog-Jateng-Dicopot/2015/07/08
Senin, 06 Juli 2015
Akan dibangung gudang Bulog di 5.000 pasar
Pemerintah akan membangun gudang Perusahaan Umum (Perum) Badan Urusan
Logistik (Bulog) di 5.000 pasar yang tengah mulai direvitalisasi di
seluruh Indonesia. Upaya tersebut dilakukan untuk mengendalikan harga
pangan di pasar-pasar rakyat di seluruh Indonesia. Sementara mengenai
pendanaan, saat ini masih tengah dibicarakan.
Menteri Perdagangan Rachmat Gobel mengatakan, saat ini Kemdag juga tengah fokus bagaimana cara menyusutkan supply chain barang kebutuhan pokok. Dengan memotong jalur suplai yang terlalu panjang, maka harga kebutuhan pokok di pasaran bisa dikendalikan. Salah satu cara yang akan ditempuh adalah dengan mengoptimalkan peran koperasi dan Bulog di setiap daerah. "Nanti kita akan bangun gudang-gudang Bulog di 5.000 pasar yang sedang kita revitalisasi," ujar Mendag akhir pekan lalu.
Ia bilang, saat ini, Kemdag tengah mulai merevitalisasi 5.000 pasar di seluruh Indonesia. Dalam upaya merevitalisasi ini, Kemdag akan membangun gerai Bulog di setiap pasar untuk menyuplai kebutuhan pokok kepada para pedagang di sana. Selain gerai Bulog, Kemdag juga akan membangun cold storage (lemari pendingin) untuk menyimpan kebutuhan pokok.
"Jadi pemerintah akan mendukung Bulog untuk menyuplai kebutuhan pasar tradisional tersebut sehingga dapat menyuplai kebutuhan pokok dan menjaga stabilitas harga," jelas Rachmat.
Rachmat mengatakan, Bulog tidak menjual kebutuhan pokok itu kepada konsumen secara langsung, tapi gerai Bulog di setiap pasar hanya akan menyuplai kepada para pedagang kecil di sana. Soal dana yang akan digunakan Bulog, Rachmat mengatakan masih membahasnya, apakah semuanya berasal dari Bulog atau ada dukungan pendanaan dari pemerintah. "Itu yang sedang kita bahas sekarang," imbuhnya.
Untuk mengefiseinkan perdagangan antar pulau, Kemdag menjalin kerja sama dengan Kapal Pelni untuk mengangkut kebutuhan pokok dari satu pulau ke pulau yang lain. Ia mengambil contoh seperti kebutuhan pokok dari Jakarta ke Papau menggunakan kapal pelni, sehingga harga pangan di Papua bisa ditekan. Saat ini, Kemdag juga menekan kerjasama dengan maskapai Garuda Indonesia untuk meningkatkan perdagangan antar pulau.
http://industri.kontan.co.id/news/akan-dibangung-gudang-bulog-di-5000-pasar
Menteri Perdagangan Rachmat Gobel mengatakan, saat ini Kemdag juga tengah fokus bagaimana cara menyusutkan supply chain barang kebutuhan pokok. Dengan memotong jalur suplai yang terlalu panjang, maka harga kebutuhan pokok di pasaran bisa dikendalikan. Salah satu cara yang akan ditempuh adalah dengan mengoptimalkan peran koperasi dan Bulog di setiap daerah. "Nanti kita akan bangun gudang-gudang Bulog di 5.000 pasar yang sedang kita revitalisasi," ujar Mendag akhir pekan lalu.
Ia bilang, saat ini, Kemdag tengah mulai merevitalisasi 5.000 pasar di seluruh Indonesia. Dalam upaya merevitalisasi ini, Kemdag akan membangun gerai Bulog di setiap pasar untuk menyuplai kebutuhan pokok kepada para pedagang di sana. Selain gerai Bulog, Kemdag juga akan membangun cold storage (lemari pendingin) untuk menyimpan kebutuhan pokok.
"Jadi pemerintah akan mendukung Bulog untuk menyuplai kebutuhan pasar tradisional tersebut sehingga dapat menyuplai kebutuhan pokok dan menjaga stabilitas harga," jelas Rachmat.
Rachmat mengatakan, Bulog tidak menjual kebutuhan pokok itu kepada konsumen secara langsung, tapi gerai Bulog di setiap pasar hanya akan menyuplai kepada para pedagang kecil di sana. Soal dana yang akan digunakan Bulog, Rachmat mengatakan masih membahasnya, apakah semuanya berasal dari Bulog atau ada dukungan pendanaan dari pemerintah. "Itu yang sedang kita bahas sekarang," imbuhnya.
Untuk mengefiseinkan perdagangan antar pulau, Kemdag menjalin kerja sama dengan Kapal Pelni untuk mengangkut kebutuhan pokok dari satu pulau ke pulau yang lain. Ia mengambil contoh seperti kebutuhan pokok dari Jakarta ke Papau menggunakan kapal pelni, sehingga harga pangan di Papua bisa ditekan. Saat ini, Kemdag juga menekan kerjasama dengan maskapai Garuda Indonesia untuk meningkatkan perdagangan antar pulau.
http://industri.kontan.co.id/news/akan-dibangung-gudang-bulog-di-5000-pasar
Langganan:
Postingan (Atom)