Selasa, 30 Juni 2015

Pemerintah bakal buka toko Bulog di 1.000 pasar tradisional

Presiden Joko Widodo baru saja meluncurkan program revitalisasi 1.000 pasar rakyat. Pemerintah mengalokasikan anggaran Rp 1,075 triliun yang diambil dari APBN 2015 untuk merevitalisasi 675 pasar di tahap awal.

"Juga melalui APBN Perubahan (tahun 2015) sebesar Rp 1,3 triliun. Jadi tahun ini Rp 2,386 triliun lebih. Tahun depan, akan kami tingkatkan dua kali lipat jumlah rupiahnya," kata Jokowi di Purwokerto, Jawa Tengah, Selasa (30/6).

Menteri Perdagangan, Rachmat Gobel mengatakan nantinya di pasar ini akan dibuka toko Bulog. Toko ini bertugas untuk menstabilkan harga kebutuhan pokok. "Setelah pasar rakyat direvitalisasi, kami ingin Bulog membuka stand atau toko di setiap pasar. Bulog kita kembalikan seperti semula sebagai penyangga," jelasnya.

Menurut Gobel, peran Bulog saat ini diperlukan untuk menstabilkan harga kebutuhan pokok masyarakat sehingga harus ada di setiap pasar. Karena itu, dia menegaskan pihaknya akan mengusahakan agar harga bahan pokok stabil dengan menjamin ketersediaan bahan.

Menurutnya, jika harga suplai barang mahal, maka pedagang akan menjualnya kembali dengan harga yang mahal. "Tetapi, kalau dari Bulog murah, harganya akan murah. Komoditinya sembilan bahan pokok, termasuk daging, beras dan gula, sumbernya pun bisa dari mana saja," tutupnya.

http://www.merdeka.com/uang/pemerintah-bakal-buka-toko-bulog-di-1000-pasar-tradisional.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar