Selasa, 15 September 2015

Mentan Akan Bangun 1.000 Toko Tani

Dalam rapat kerja dengan Komisi IV DPR untuk membahas rencana kerja Tahun Anggaran 2016, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengajukan anggaran sebesar Rp 200 miliar untuk pembangunan 1.000 unit toko tani di seluruh Indonesia pada tahun depan.

Toko tani ini, kata Amran, sangat penting untuk menjaga harga di tingkat produsen maupun konsumen. Harga pangan dijaga agar tetap menguntungkan bagi petani, tapi tidak memberatkan masyarakat sebagai konsumen. Jadi fungsinya hampir mirip Bulog. “Anggarannya (pembangunan 1.000 toko tani-Red) Rp 200 miliar. Jadi di 1.000 toko tani ini kita menempatkan komoditas strategis berdasarkan keunggulan komparatif suatu daerah, sehingga bisa memotong rantai pasokan yang selama ini terlalu panjang,” ujar Amran di selasela rapat kerja dengan Komisi IV di Gedung DPR, Jakarta, Senin (14/9).

Menurut dia, toko tani adalah solusi permanen untuk menstabilkan harga pangan. Dengan adanya toko tani, pemerintah tak perlu menugaskan Perum Bulog untuk operasi pasar ketika terjadi lonjakan harga pangan, sebab toko tani beroperasi sepanjang tahun. “Selama ini kita hanya melakukan operasi pasar. Toko tani ini kerja sama Kemendag, Kementan, dan Bulog,” paparnya.

Pangan Strategis Dia berharap, rantai distribusi pangan yang terlalu panjang bisa dipotong dengan adanya toko tani, sehingga harga di tingkat petani tidak ditekan terlalu rendah, dan harga di tingkat konsumen tidak melambung tinggi. Toko tani akan membeli bahan-bahan pangan strategis langsung dari petani di sentrasentra pangan, lalu menjualnya langsung kepada masyarakat, sehingga tidak banyak perantaranya. “Kita mengharapkan supply chain terpotong, misalnya dari delapan jadi hanya empat. Produsen bisa memasok langsung ke toko. Misalnya pernah terjadi bawang di produsen hanya Rp 6.000 per kilogram tapi di pasar Rp 36.000 per kilogram, naik 500% karena rantai pasoknya terlalu panjang,” kata Amran. Dia menambahkan, 1.000 unit toko tani baru untuk tahun depan akan dibangun di daerahdaerah yang fluktuasi harga pangannya tinggi dan berdampak luas pada harga pangan nasional. Komoditas pangan apapun yang bergejolak akan dijual di toko tani.

http://berita.suaramerdeka.com/smcetak/mentan-akan-bangun-1-000-toko-tani/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar